Pelatih Arsenal Mikel Arteta Memuji Dukungan Emirates Usai Loloskan Timnya dari Atletico Madrid
Arsenal meraih kemenangan tipis 1-0 pada leg kedua di Emirates berkat gol Bukayo Saka di babak pertama.
Tim berjuluk The Gunners yang belum pernah juara kompetisi Eropa bakal bertemu Paris Saint-Germain atau Bayern Munich di Budapest akhir bulan ini tepat 20 tahun setelah penampilan final terakhir mereka.
"Malam yang luar biasa. Mengalami momen seperti ini bersama suporter kami para pemain dan seluruh personel klub terasa luar biasa," ujar pelatih Arsenal Arteta kepada Amazon Prime.
"Semua yang kami lakukan dan alami menjadi masuk akal saat melihat begitu banyak wajah bahagia dan orang orang yang bangga dengan pencapaian kami.
"Dukungan suporter begitu hebat sejak awal cara mereka menanti kami di stadion energi dan semangat yang mereka tuangkan sungguh menakjubkan."
Arteta menyebut para pemainnya terinspirasi oleh atmosfer panas di Emirates.
"Mereka sudah menetapkan standar tinggi dan kami berusaha mengejar sejak langsung. Rasanya menyenangkan setelah sekian lama bisa balas kebahagiaan itu kepada mereka dan melihat kebanggaan di mata mereka. Sungguh indah disaksikan."
Kesatuan Arsenal
Pelatih asal Spanyol itu menyatakan hal yang paling membuatnya puas adalah solidaritas timnya.
"Sangat sulit membuat keputusan tertentu dan saya sangat menghargai para pemain karena saya tahu betapa baiknya mereka. Beberapa di antaranya saya ajak bicara siang ini dan saya bilang maaf saya akan pakai susunan sama.
"Reaksi mereka langsung saya siap kapan pun dibutuhkan saya akan dukung tim sepenuhnya lalu memeluk saya jadi apa lagi yang bisa saya minta?"
Arteta menilai Saka yang debut untuk tim utama Arsenal pada Desember 2019 adalah pencetak gol yang tepat.
"Harusnya orang istimewa yang mencetak gol itu dan dia memang istimewa bagi saya bagi rekan setimnya dan semua yang terhubung dengan klub ini jadi jika ada yang harus mencetaknya mungkin ya dia."
The Gunners menyisakan empat laga musim ini sambil mengejar sejarah gelar ganda Liga Champions dan Premier League.
Mereka unggul dalam perburuan gelar liga Inggris pertama dalam 22 tahun dengan keunggulan lima poin atas Manchester City meski sudah bermain satu laga lebih banyak dari pasukan Pep Guardiola.
Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone yang sudah lama menangani timnya menyatakan tak ingin mencari pembenaran pasca kekalahan.
"Jika kami tersingkir karena lawan pantas lolos mereka manfaatkan peluang besar di babak pertama dan layak maju. Saya merasa tenang dan damai," katanya kepada UEFA.
"Kami kurang tajam dalam situasi yang ada. Kami lebih baik di babak kedua. Ada hal hal yang bisa menguntungkan kami tapi tidak terjadi.
"Kami sudah berikan segalanya dan kini harus terima posisi kami. Terima kasih kepada suporter dan pemain saya bangga dengan pencapaian saat ini."