NEC Samakan Skor di Menit ke-97 pada Duel Krusial Liga Champions Lawan Feyenoord
Sebelum pertandingan enam poin pada hari Minggu, NEC dan Feyenoord hanya terpaut satu poin, dengan tim tamu berada di posisi kedua dan berpeluang lolos langsung ke babak liga UEFA Champions League musim depan.
Dengan Anis Hadj Moussa kembali masuk ke skuad utama Feyenoord sementara Raheem Sterling digantikan debutan penuh Tobias van den Elshout, kedua tim memulai laga secara seimbang karena hanya menciptakan peluang kecil dalam 15 menit pertama.
Pencetak gol terbanyak Eredivisie Ayase Ueda membuka kunci pertandingan, menunjukkan kemampuan udaranya dengan sundulan indah dari tendangan sudut Hadj Moussa yang membawa Feyenoord unggul satu gol di bawah 20 menit.
Tim tuan rumah mulai mendominasi setelah itu, tapi gagal menembus keunggulan Feyenoord karena Ahmetcan Kaplan menyia nyiakan sundulan dan Bryan Linssen gagal menyelesaikan serangan balik.
Setelah Ueda dan Hadj Moussa gagal mengalahkan Gonzalo Crettaz untuk menggandakan keunggulan Feyenoord, Darko Nejasmic dari NEC menciptakan ancaman lebih besar dari tendangan sudut, tapi dia pun tak mampu mengubah skor 1-0 di Nijmegen.
Sepuluh menit akhir yang spektakuler menyaksikan NEC menekan habis habisan dan mendapat peluang impian untuk mantan penyerang Feyenoord Danilo Pereira, yang menerima bola setelah pantulan ramah, tapi tembakannya melambung di atas mistar Timon Wellenreuther saat waktu mulai habis.
Danilo membalas dendam di akhir, menyundul setengah volley umpan silang dari Sami Ouaissa ke sudut bawah Wellenreuther untuk menyamakan kedudukan di menit ke-97 dan menjaga peluang NEC tetap hidup dalam perebutan posisi kedua.
Hasil imbang ini mempertahankan selisih satu poin antara Feyenoord di peringkat kedua dan pengikutnya NEC dengan empat laga tersisa. Feyenoord libur minggu depan sementara NEC dan AZ akan bertanding di final KNVB Beker di Rotterdam pada Minggu, 19 April.