Nasib Liam Rosenior Terancam Saat Chelsea Siapkan Belanja Transfer Musim Panas

Nasib Liam Rosenior Terancam Saat Chelsea Siapkan Belanja Transfer Musim Panas

Jadwal pertandingan Liga Premier berikutnya mereka baru pada 12 April, namun duel menghadapi Manchester City akan menjadi pemicu rangkaian laga krusial yang menentukan apakah Rosenior masih memimpin urusan musim panas tim.

Kata resmi dari Stamford Bridge menyatakan pelatih kepala tidak sedang tertekan, tetapi narasumber mengungkapkan kepada Flashscore bahwa posisinya akan dipertaruhkan jika hasil pertandingan terus memburuk.

Chelsea menegaskan tidak menyalahkan Rosenior secara pribadi atas kekalahan beruntun selama empat laga terakhir, di mana tim gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan belakangan.

Namun, ada kesepahaman bahwa penampilan harus membaik, terutama karena lolos ke Liga Champions menjadi tujuan utama sejak awal musim.

Tujuan tersebut masih bisa dicapai, tapi Chelsea kini berada di peringkat keenam, dan kekalahan lagi berarti Brentford serta Everton bisa melompati mereka di klasemen liga.

Walaupun Rosenior menandatangani kontrak enam tahun, dipahami bahwa perannya tidak dijamin untuk musim depan jika performa musim ini anjlok.

Pemimpin Chelsea ingin proyek ini berhasil, tapi mereka juga berencana berinvestasi besar lagi di bursa transfer musim panas, sehingga butuh keyakinan penuh terhadap arahan Rosenior jika ia tetap memegang kendali.

Merekrut bek tengah kelas atas menjadi kemungkinan nyata, sementara klub juga mempertimbangkan tambahan di posisi kiper, gelandang, dan penyerang. Pada akhirnya, ini memunculkan keputusan lebih luas soal kepercayaan terhadap inti skuad saat ini.

Ada juga peluang Chelsea menargetkan satu atau dua pemain dengan pengalaman lebih mumpuni dibanding jendela transfer sebelumnya, menandakan pergeseran ke pendekatan kemenangan segera ketimbang pengembangan jangka panjang.

Tapi terlebih dahulu, mereka harus menyelesaikan masalah musim ini di lapangan. Babak perempat final Piala FA melawan Port Vale memberikan harapan trofi, tetapi di Liga Premier, jadwal berat menuntut peningkatan signifikan.

Pertemuan dengan Man City diikuti laga lawan Manchester United, lalu kunjungan ke Brighton yang sedang on fire di liga. Chelsea kemudian berhadapan dengan Nottingham Forest yang berjuang bertahan, sebelum bertandang ke Anfield menghadapi Liverpool.

Setiap laga ini menyajikan tantangan berbeda, dan jika Rosenior tak kunjung menemukan solusi sebelum Chelsea memasuki pertandingan akhir melawan Tottenham serta Sunderland, ia akan berada dalam kesulitan.

Dengan rencana pengeluaran besar musim panas, pertandingan ini bisa menjadi penentu apakah Chelsea mempercayakan Rosenior untuk fase berikutnya dalam pembangunan ulang tim.