Mourinho Benfica Redam Rumor Kembali ke Real Madrid Jelang Duel Ulang

Mourinho Benfica Redam Rumor Kembali ke Real Madrid Jelang Duel Ulang

Pelatih Benfica Jose Mourinho menegaskan bahwa ia mampu menolak tawaran dari presiden Real Madrid Florentino Perez sambil meredam spekulasi kembalinya ke klub Spanyol tersebut pada hari Senin.

Benfica yang diasuh Mourinho akan menjamu Real Madrid dalam laga babak play-off Liga Champions pada Selasa hari besok diikuti leg kedua di Stadion Santiago Bernabeu minggu depan.

Pelatih asal Portugal berusia 63 tahun yang pernah melatih Madrid dari 2010 hingga 2013 memiliki klausul dalam kontraknya dengan Benfica yang memungkinkannya hengkang yang memicu bisikan bahwa Perez mungkin memanggilnya kembali musim depan.

Mourinho pernah membawa Benfica menang 4-2 atas Real Madrid yang ditangani Alvaro Arbeloa di fase liga Liga Champions bulan Januari sehingga kedua tim bertemu lagi dalam play-off dua leg ini.

Bisakah menolak Ya kata Mourinho kepada wartawan saat ditanya apakah ia bisa menolak pendekatan dari pimpinan Madrid itu Ya bisa.

Mourinho mengakui memiliki persahabatan erat dengan Perez dan ikatan abadi dengan Madrid tapi ia bilang klausul patah itu disepakati karena pemilu presiden Benfica yang akan datang pada November 2025 beberapa minggu setelah ia menandatangani kontrak.

Saya sudah berikan segalanya untuk Real Madrid segala yang saya punya saya lakukan hal baik juga hal buruk tapi saya berikan semuanya dan itu saja ujar Mourinho.

Ketika seseorang meninggalkan klub dengan perasaan seperti itu saya pikir ikatan selalu ada penggemar menghargai saya dan itu luar biasa tapi dengan ini saya tidak ingin mendorong cerita yang tidak ada

Satu-satunya yang ada adalah saya punya satu tahun lagi kontrak dengan Benfica Ini kontrak khusus karena ditandatangani di masa pemilu.

Mourinho menyebut kesepakatan itu dibuat untuk melindungi presiden baru secara hipotetis meski akhirnya Rui Costa terpilih kembali.

Ada klausul yang sangat mudah bagi saya dan Benfica untuk memutus kontrak tapi yang ada hanyalah kontrak dengan Benfica dan tidak ada apa-apa dengan Real Madrid kata Mourinho.

Saya sangat ingin menyingkirkan Real Madrid dari Liga Champions tapi saya ingin Alvaro memenangkan La Liga dan Alvaro bertahan lama di Madrid.

Saya anggap dia pelatih berbakat besar dan pemuda yang punya Madrid di hatinya serta kepribadian untuk melatih Madrid yang bukan sembarang orang bisa lakukan.

Mourinho bilang ia antisipasi pertandingan berbeda dari yang dikuasai timnya di Lisbon lawan Madrid bulan Januari dan ia soroti kekuatan tim Arbeloa juara Liga Champions 15 kali.

Real Madrid yang saya harapkan besok adalah Real Madrid yang jadi unggulan utama juara Liga Champions tambah Mourinho.