Míchel Meninggalkan Girona Setelah Degradasi, Langkah ke Ajax Semakin Dekat
Girona resmi terdegradasi dari LaLiga usai bermain imbang 1-1 dengan Elche di Estadi Montilivi. Hasil tersebut mengunci posisi mereka di peringkat 19 dan mengakhiri masa tinggal di liga top Spanyol setelah empat musim.
"Sejak mengambil alih pada musim panas 2021, Míchel telah menjadi tokoh kunci dalam pertumbuhan olahraga dan konsolidasi gaya bermain Girona FC," ujar klub dalam pernyataan di situs mereka.
Pendukung Girona melontarkan kritik kepada Míchel karena timnya tidak meraih kemenangan dalam delapan laga liga terakhir. Mereka menudingnya terdistraksi oleh potensi kepindahan ke Ajax di tengah perjuangan degradasi yang sengit.
Pernyataan tersebut menambahkan, "Selama masa kepemimpinannya di tim utama, Míchel telah mengelola sebanyak 221 pertandingan resmi, menjadikannya salah satu pelatih paling penting dalam sejarah terbaru klub. Di musim perdananya, ia berhasil mengantarkan tim promosi ke LaLiga lewat babak play-off, yang memuncak di Tenerife pada malam yang menjadi bersejarah bagi penggemar Girona."
Míchel mulai menangani klub asal Catalunya itu pada 2021 dan langsung membawa tim promosi ke LaLiga di musim pertamanya. Di musim kedua mereka di kasta tertinggi, Míchel bersama Girona sukses menembus Liga Champions UEFA untuk kali pertama. Prestasi bersejarah ini mengantarkan Míchel meraih penghargaan Manajer Terbaik LaLiga musim tersebut.
Dengan 221 pertandingan dan 91 kemenangan, Míchel menjadi manajer dengan catatan laga terbanyak kedua dan kemenangan terbanyak kedua dalam sejarah Girona saat ia pergi.
Manajer kelahiran Madrid yang berusia 50 tahun itu sebelumnya melatih Rayo Vallecano dan Huesca sebagai kelanjutan dari 20 tahun karier sebagai pemain.
Semakin Dekat Kesepakatan dengan Ajax
Berita tentang kepergian Míchel dari Girona muncul sehari setelah dilaporkan bahwa pelatih tersebut hampir menyetujui kesepakatan penuh dengan Ajax, raksasa Eredivisie.
Menurut ESPN, Ajax dan Míchel sedang merundingkan detail-detail akhir, terutama durasi kontrak pelatih asal Spanyol itu dan komposisi stafnya. Kedua belah pihak bertekad untuk segera mencapai kesepakatan penuh.
Manajer berusia 50 tahun itu juga sempat dikaitkan dengan Bayer Leverkusen, namun kabarnya Leverkusen menolak karena kemampuan bahasa Inggris Míchel yang dianggap lemah.
Pengumuman resmi dari Ajax diperkirakan akan segera dirilis.