Marseille Naik ke Peringkat Tiga Ligue 1 Usai Kalahkan Metz yang Terjebak di Dasar Tabel

Marseille Naik ke Peringkat Tiga Ligue 1 Usai Kalahkan Metz yang Terjebak di Dasar Tabel

Kehilangan bentuk belakangan ini membuat posisi Marseille untuk lolos ke Liga Champions UEFA semakin longgar dari minggu ke minggu, namun pertandingan kandang melawan Metz yang sedang kesulitan memberi mereka kesempatan untuk menghidupkan kembali perjuangan mereka.

Dan tim tuan rumah memulai dengan sangat baik, memimpin tepat sebelum menit ke-15.

Saat Metz mendorong pemain ke depan untuk tendangan bebas, mereka justru kena serangan balik saat Mason Greenwood mengirim umpan ke Pierre-Emerick Aubameyang, yang kemudian melepaskan tembakan keras ke sudut kiri atas meski tergelincir saat menyentuh bola.

Aubameyang sempat mengira ia sudah menggandakan golnya setelah lebih dari 30 menit berlalu, tapi setelah menerima umpan terobosan dari Quinten Timber dan melewati Pape Sy untuk mencetak gol, usahanya dianulir karena offside tipis.

Tim tuan rumah mendominasi sepenuhnya di babak pertama, meski Metz hampir menyamakan kedudukan menjelang turun minum ketika usaha Gauthier Hein membentur tiang gawang.

Marseille kembali memulai babak kedua dengan cepat dan menggandakan keunggulan dalam situasi serupa dengan gol pembuka.

Tendangan sudut Metz kali ini berubah menjadi serangan balik bagi tuan rumah, dengan Greenwood memimpin serbuan sebelum memberikan umpan kepada Igor Paixao untuk melakukan lob indah melewati Sy.

Namun keunggulan dua gol itu hanya bertahan sedikit lebih dari satu menit ketika Giorgi Tsitaishvili diberi ruang bebas di kotak penalti Marseille setelah potong ke dalam dari sisi kanan, dan tembakannya merayap masuk di antara kaki Gerónimo Rulli.

Skuad asuhan Habib Beye terus menekan untuk mengamankan poin, dengan Aubameyang ditahan dari sudut sempit sebelum Timber melepaskan tembakan melenceng di atas mistar.

Gol ketiga akhirnya datang di menit tambahan ketika Amine Gouiri menyajikan bola untuk Hamed Traorè yang mencetaknya dan membantu Marseille meraih tiga poin penuh, meski Beye pasti khawatir dengan kurangnya ketajaman penyelesaian timnya.

Pada akhirnya, kemenangan keempat sejak Beye mengambil alih Marseille menjaga mereka dalam perebutan tiket Liga Champions musim depan. Sementara Metz tertinggal delapan poin dari posisi playoff degradasi dengan hanya lima laga tersisa, dan tampak semakin pasti turun ke Ligue 2.