Marc Guehi Ajak Inggris Tetap Bersatu Usai Kekalahan Piala Dunia Melawan Jepang

Marc Guehi Ajak Inggris Tetap Bersatu Usai Kekalahan Piala Dunia Melawan Jepang

Gol pada menit ke-23 dari Kaoru Mitoma pemain sayap Brighton sudah cukup untuk membawa tim Jepang yang tampil mengesankan meraih kemenangan di Wembley sementara Inggris mencatatkan kekalahan pertama mereka atas negara Asia.

Pertandingan terakhir Inggris sebelum Thomas Tuchel mengumumkan skuad Piala Dunia justru meninggalkan sang pelatih dengan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban karena tim tanpa pemain senior seperti Harry Kane Declan Rice Bukayo Saka John Stones dan Jude Bellingham kesulitan mendominasi permainan melawan Jepang.

"Kami tidak bisa melembutkan fakta ini" ujar kapten sementara Inggris Marc Guehi. "Selalu mengecewakan."

"Anda ingin memenangkan laga seperti itu tapi yang terpenting adalah berangkat ke Piala Dunia dan siap menghadapinya."

Bek Manchester City itu menambahkan: "Saya rasa kami sudah buktikan di tahun tahun sebelumnya di mana beberapa pertandingan terakhir sebelum turnamen mungkin tidak terlalu bagus tapi kami tetap tampil menunjukkan kesiapan kami."

"Penting bagi kami untuk tetap tenang saling mendukung dan bersatu di saat saat seperti ini karena jelas tidak mudah."

"Tapi seperti yang saya katakan perspektif itu satu hal bagi saya."

Guehi yang memimpin Inggris menggantikan Kane mengaku terkejut dengan keputusan Tuchel menjadikannya kapten.

"Itu benar benar tak terduga awalnya saya baru sadar saat pemanasan sebelum pertandingan" katanya. "Itulah saat dia memberitahu saya."

"Saya kira itu akan untuk Pickers kiper Inggris Jordan Pickford karena mengapa tidak?

"Ini anugerah besar saya sangat bersyukur. Bukan sesuatu yang pernah terpikirkan jadi ini benar benar istimewa bagi saya."

Inggris yang finis runner up Euro 2004 termasuk calon juara utama di Amerika Utara saat mereka berusaha meraih gelar Piala Dunia pertama sejak 1966.

Tapi kekalahan dari Jepang dan hasil imbang 1-1 melawan Uruguay yang fisik pada Jumat membuat Inggris belum mampu mengalahkan tim di 20 besar peringkat dunia FIFA di bawah Tuchel.

"Itu tidak membuat saya khawatir" ujar Tuchel soal rekornya melawan tim top.

"Saya kecewa dengan hasilnya semua orang begitu tapi saya pikir perlu melihatnya dari sudut pandang yang tepat" tambah pria Jerman itu yang tidak bisa memainkan skuad idealnya melawan Jepang.

"Kami berhadapan dengan dua tim top-20" kata Tuchel. "Tim yang terlatih dengan baik lawan tangguh yang datang dengan susunan terbaik mereka."