Man City bangkit untuk putuskan kutukan Anfield dan dekati Arsenal

Man City bangkit untuk putuskan kutukan Anfield dan dekati Arsenal

Tendangan penalti Erling Haaland di menit tambahan waktu membawa Manchester City meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Liverpool pada hari Minggu, sehingga mengurangi keunggulan Arsenal di puncak klasemen Liga Premier menjadi enam poin lagi.

City hampir menelan kekalahan di Anfield saat tersisa enam menit, sebelum Bernardo Silva menyamakan kedudukan dari tendangan bebas indah Dominik Szoboszlai, memicu akhir pertandingan yang luar biasa.

Haaland membawa City unggul dari titik penalti, meskipun tim tamu sempat kehilangan gol lain yang dibatalkan, dan Szoboszlai dikartu merah dalam insiden yang sama setelah ulasan VAR. 

Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi City sebagai tim tamu melawan Liverpool di hadapan penonton sejak 2003, serta menambah tekanan pada perjuangan Arsenal meraih gelar pertama dalam 22 tahun.

Kekalahan ini semakin merusak peluang Liverpool tampil di Liga Champions musim depan.

Juara bertahan itu masih berada di peringkat keenam dan tertinggal empat poin dari lima besar.

Kedua klub ini telah mendominasi delapan gelar Liga Premier terakhir, tapi keduanya menunjukkan kelemahan yang membuka peluang bagi Arsenal untuk mengakhiri penantian panjang menjadi juara Inggris kembali.

Haaland hanya mencetak satu gol dari situasi terbuka dalam 13 pertandingan terakhirnya, dan kurangnya kepercayaan diri yang tidak biasa dari pemain Norwegia itu terlihat pada peluang terbaik babak pertama tepat dua menit setelah kick off.

Umpan cerdas Silva membelah pertahanan Liverpool, tapi tembakan Haaland kurang kuat karena tekanan dari Milos Kerkez, sehingga Alisson Becker bisa menyelamatkannya ke sisi kiri gawang.

Haaland juga mengarahkannya lurus ke Alisson dalam salah satu dari 10 upaya City di babak pertama tanpa hasil.

Guehi disoraki

Kemerosotan di babak kedua menjadi ciri khas musim City, dan tim tamu sekali lagi melemah setelah istirahat hingga serangan akhir menyelamatkan perburuan gelar mereka.

Hugo Ekitike seharusnya membuka skor saat sundulannya gagal total tepat sebelum menit ke-60 setelah serangan balik cepat Liverpool.

Marc Guehi terus disoraki setelah rencana transfernya ke Liverpool dari Crystal Palace gagal pada hari batas transfer September lalu.

City memanfaatkan kesempatan untuk merekrutnya bulan lalu ketika kehilangan dua bek tengah kunci karena cedera.

Guehi beruntung hanya mendapat kartu kuning saat menarik Mo Salah di luar kotak penalti.

Namun, City justru marah atas pemberian tendangan bebas yang mengarah pada gol pembuka ketika Ryan Gravenberch jatuh karena kontak minimal.

Szoboszlai mencetak satu-satunya gol dengan tendangan bebas luar biasa saat Arsenal bertandang ke Anfield pada Agustus, dan kali ini ia menghasilkan tembakan mencengangkan yang menyentuh tiang dalam sebelum masuk ke gawang.

Tapi, sang pemain Hungaria berubah dari pahlawan menjadi penjahat saat City menyamakan skor enam menit sebelum akhir.

Szoboszlai membuat Silva onside saat ia menyundul umpan Haaland untuk gol pertama City di babak kedua Liga Premier tahun ini.

Alisson kemudian menabrak Matheus Nunes hingga kehilangan penalti, dan Haaland tetap tenang dari titik putih untuk membalikkan keadaan.

Pasukan Pep Guardiola masih membutuhkan penyelamatan gemilang dari Gianluigi Donnarumma untuk menepis tembakan deviated Alexis Mac Allister.

Dengan Alisson tetap berada di depan dari tendangan sudut berikutnya, gawang Liverpool kosong saat Rayan Cherki mengincar dari garis tengah untuk menggelindingkan bola ke gawang tak berjaga.

Namun, pergulatan antara Haaland dan Szoboszlai saat bola menggelinding ke gawang membuat gol itu dibatalkan, malah City mendapat tendangan bebas, dan pemain Liverpool itu diusir keluar lapangan.