Mallorca Degradasi dari LaLiga Meski Menghajar Real Oviedo di Laga Akhir

Mallorca Degradasi dari LaLiga Meski Menghajar Real Oviedo di Laga Akhir

Mengetahui hanya kemenangan yang bisa menyelamatkan, suporter di Estadi Mallorca Son Moix semakin tegang setelah tim tuan rumah tampil lambat di awal pertandingan.

Faktanya, mereka hampir mengalami awal yang buruk ketika David Carmo menemukan ruang di kotak enam yard, tetapi sundulannya tidak tepat sasaran.

Insiden itu seolah membangkitkan semangat Mallorca, yang mulai menekan tamunya dengan serangan yang dipimpin oleh Takuma Asano dan Vedat Muriqi.

Asano mendapat peluang pertama bagi tim tuan rumah setelah menerobos dari sisi kanan, tetapi tembakannya melintas jauh dari gawang.

Muriqi kemudian mendapat peluang dan seharusnya bisa mencetak gol dengan sundulan saat tidak dijaga, tetapi bola langsung mengarah ke Horatiu Moldovan yang berhasil menepisnya.

Dengan kabar bahwa hasil pertandingan lain tidak menguntungkan, suporter tuan rumah akhirnya bersorak setelah gol pembuka terjadi tepat sebelum babak pertama berakhir.

Umpan silang jauh Pablo Maffeo sempat terlihat terlalu kuat, tetapi Pablo Torre menjaga serangan dengan lari yang tepat sebelum tendangan voli pertamanya membawa Los Piratas unggul.

Dengan nasib yang tidak lagi tergantung pada diri mereka sendiri, suporter semakin sering mengecek ponsel untuk memantau pertandingan lain.

Di lapangan, Mallorca hampir menggandakan keunggulan pada menit ke 55, tetapi tembakan Sergi Darder yang membelok menghantam tiang gawang sebelum Moldovan dengan mudah mengamankannya.

Sebenarnya, tim tamu hampir tidak memberikan ancaman berarti bagi Leo Roman, tetapi tiga poin dipastikan pada menit ke 83 saat Manu Morlanes melepaskan tendangan voli ke tanah yang memantul ke sudut atas gawang menjadi 2-0.

Skor semakin melebar pada menit ke 88 ketika Muriqi menjebol gawang dari jarak dekat, mengakhiri musim individu yang impresif dengan 23 gol di La Liga.

Meski meraih tiga poin, Mallorca tetap terdegradasi di posisi ke 18, kalah dalam tie-breaker dengan Osasuna dan Levante yang juga mengumpulkan 42 poin. Real Oviedo sudah dipastikan degradasi di pekan ke 35, tetapi juga mengakhiri musim di dasar klasemen setelah tujuh pertandingan tanpa kemenangan.