Lyon Hancurkan PSG untuk Ambil Kemenangan Krusial dalam Pengejaran Tiket Eropa dan Bangkitkan Lagi Persaingan Juara

Lyon Hancurkan PSG untuk Ambil Kemenangan Krusial dalam Pengejaran Tiket Eropa dan Bangkitkan Lagi Persaingan Juara

PSG memasuki pertarungan ini setelah lolos ke semifinal UEFA Champions League, karena mereka tidak bertanding di Ligue 1 pekan lalu demi persiapan menghadapi laga tengah minggu melawan Liverpool.

Oleh karena itu, mereka mungkin terasa agak kaku saat kembali ke kewajiban domestik, karena tim tamu itu sudah tertinggal dua gol dalam waktu 20 menit pertama.

Padahal, belum genap 10 menit pertandingan berjalan ketika Endrick mencetak gol keempatnya di liga sejak dipinjamkan dari Real Madrid pada Januari, dengan tembakan keras yang mengenai tiang gawang dari dalam kotak penalti.

Abner Vinícius sempat ditahan ketika Matvéi Safonov mendorong tendangan salto belakangnya ke atas mistar gawang, tapi itu hanya jeda sementara bagi tuan rumah sebelum mereka semakin tertinggal.

Lyon melakukan serangan balik cepat dari situasi tendangan sudut PSG melalui Afonso Moreira, yang tetap tenang untuk menendang bola ke sudut bawah gawang.

Tuan rumah harus bereaksi, dan setelah Gonçalo Ramos menyundul lemah ke tangan Dominik Greif, Les Parisiens mendapat peluang emas untuk mengurangi ketinggalan ketika Ainsley Maitland-Niles dinyatakan melanggar Lucas Hernández di dalam kotak penalti.

Namun, dari tendangan penalti tersebut, Ramos gagal mengalahkan Greif, yang menjadi keberuntungan besar bagi Les Gones. Menjelang akhir babak pertama, Lucas Beraldo menyundul bola melewati mistar saat PSG kembali ke ruang ganti dengan tugas berat yang menanti.

Setelah jeda, Lyon terus mengancam, dengan Moreira dan Endrick memaksa Safonov melakukan penyelamatan krusial.

Untuk memberikan dorongan tambahan bagi timnya, Luis Enrique memasukkan Khvicha Kvaratskhelia, dan meski pemain asal Georgia itu menguji Greif serta menyundul melebar tak lama setelah masuk, perubahan itu tidak membuahkan hasil seperti harapan.

Ousmane Dembélé juga menjadi pemain pengganti di babak kedua, dan dia lebih dekat mencetak gol dibanding rekan setimnya setelah istirahat ketika tembakannya melengkung mengenai tiang gawang dengan Greif terpaku di posisinya.

Kvaratskhelia berhasil mencetak gol balasan dengan tendangan indah dari pinggir kotak penalti yang mengenai tiang gawang, tapi pada akhirnya, keputusan Enrique untuk mengistirahatkan sejumlah bintangnya justru merugikan karena tim gagal bangkit dari serangan awal Lyon yang dahsyat.

Hasil ini membuat juara bertahan hanya unggul satu poin atas RC Lens di klasemen, dan meski mereka masih punya laga sisa, pertemuan ulang dengan penantang terdekat bisa jadi penentu arah gelar juara.

Sementara itu, setelah enam laga tanpa kemenangan yang nyaris memadamkan harapan lolos ke UCL, dua kemenangan beruntun telah mengangkat Lyon kembali ke posisi ketiga dengan nasib mereka kini bergantung pada diri sendiri.