Lionel Messi Disebut Akan Mulai Bermain untuk Argentina di Uji Coba Pra Piala Dunia Lawan Zambia
Pelatih Argentina Lionel Scaloni menyatakan bahwa Messi yang sempat duduk di bangku cadangan saat kemenangan kurang meyakinkan 2-1 atas Mauritania pada Jumat akan memimpin skuad utama melawan Zambia.
"Messi bakal berada di skuad awal besok," kata Scaloni.
Messi berusia 38 tahun belum secara resmi mengonfirmasi rencananya tampil di Piala Dunia tetapi turut berperan penuh dalam kampanye kualifikasi Argentina menuju turnamen final.
Scaloni menandakan bahwa ia mengharapkan Messi bergabung dalam timnya untuk kesempatan keenam bintang delapan kali pemenang Ballon d'Or itu di Piala Dunia.
"Hal utama adalah ia datang dan menikmati keikutsertaan di Piala Dunia yang secara teori akan menjadi yang terakhir baginya" kata Scaloni mengenai Messi.
"Kami ingin ia menikmatinya karena nanti kalian akan merindukan bermain di acara seperti ini."
Scaloni menyebut Messi pada Selasa akan dikelilingi inti tim yang sudah mapan yang memimpin kualifikasi Amerika Selatan dan akan memulai Piala Dunia sebagai salah satu unggulan juara.
"Sebagian besar pemain yang kami kenal baik akan bermain. Ini akan menjadi uji coba akhir" kata Scaloni.
"Nanti kami akan lakukan beberapa perubahan untuk melihat pemain muda tapi rencananya adalah menurunkan formasi paling familiar" katanya sambil menekankan bahwa kemenangan melelahkan atas Mauritania pada Jumat bukan mencerminkan kemampuan timnya.
"Saya yakin level permainan tim bukan seperti yang terlihat kemarin" kata Scaloni. "Jika kami lihat tim belum siap sepenuhnya kami akan cari opsi lain. Tapi mereka pantas dapat kepercayaan."
Scaloni sudah menyerahkan daftar awal 55 pemain ke Asosiasi Sepak Bola Argentina dengan skuad final 26 orang akan dikonfirmasi akhir Mei.
"Saya sudah punya daftar hampir pasti tapi jika level permainan tidak sesuai kami akan ambil langkah untuk pastikan skuad terbaik mutlak dibawa; kami berusaha capai yang sempurna sebisa mungkin" katanya.
"Pemain yang sudah lama bersama kami punya keunggulan tipis karena kami kenal mereka baik; namun mereka harus pertahankan itu dan semua tahu apa yang terjadi kemarin (lawan Mauritania) tidak boleh terulang."