Lens incar posisi teratas di Ligue 1 saat tantang PSG dalam perebutan gelar

Lens incar posisi teratas di Ligue 1 saat tantang PSG dalam perebutan gelar

Lens sedang menikmati musim yang luar biasa di Prancis dan berpeluang merebut puncak klasemen Ligue 1 akhir pekan ini sambil berupaya menekan Paris Saint-Germain yang prioritas utamanya adalah Liga Champions.

Kelebihan PSG di puncak tabel hanya satu poin dengan sembilan pertandingan tersisa, artinya Lens akan naik ke atas jika menang di kandang Lorient pada Sabtu.

Mereka ingin memanfaatkan fakta bahwa PSG mendapat jeda akhir pekan, pertandingan kandang melawan Nantes ditunda hingga April untuk memberi istirahat bagi tim Luis Enrique di antara dua leg babak 16 besar Liga Champions kontra Chelsea.

Kenyataan bahwa Lens bahkan bisa mendekati klub yang didukung Qatar itu sungguh tak terduga, mengingat anggaran mereka tak sampai sepersepuluh dari juara Eropa bertahan itu.

Klub dari komunitas penambangan batu bara tua di utara jauh Prancis, sekitar 40 kilometer dari perbatasan Belgia, meraih gelar liga satu-satunya pada 1998 tapi finis sebagai runner-up PSG baru-baru ini pada 2023.

Mereka merosot di dua kampanye terakhir, finis ke-7 lalu ke-8, bahkan tak lolos ke Eropa musim ini.

Antara 2023 dan akhir musim lalu, Lens menjual banyak pemain kunci, termasuk Brice Samba, Kevin Danso, Seko Fofana, Lois Openda, Facundo Medina, Neil El Aynaoui, Andy Diouf, dan Abdukodir Khusanov.

Banyak yang pindah ke klub Eropa terkemuka seperti Manchester City dan Inter Milan, sering kali dengan biaya besar, tapi Lens tak bisa menginvestasikan semua uang itu untuk pemain baru.

Namun, keputusan mereka menunjuk mantan pelatih Lyon, Pierre Sage, sebagai pelatih ternyata langkah brilian.

Sage yang sederhana itu telah membentuk tim hebat penuh pemain yang tampil di atas ekspektasi, di mana bintang terbesar adalah penyerang internasional Prancis, Florian Thauvin.

Lens punya rekor pertahanan terbaik di kompetisi ini dan meraih 12 kemenangan serta dua kekalahan dari 15 laga Ligue 1 sejak awal November.

Mereka lolos ke semi-final Piala Prancis, trofi yang belum pernah mereka raih, dan masih punya peluang meraih double impian.

Akhir pekan lalu, saat PSG kalah 3-1 dari Monaco, Lens mengalahkan klub juru kunci Metz 3-0 untuk mempersempit jarak.

Namun, perjalanan ke Brittany untuk lawan Lorient bakal sulit, karena klub promosi itu sedang menjalani musim bagus.

Sage ingat bahwa Lens akan menjamu PSG pada akhir pekan 11 April dan minggu lalu membandingkan perburuan gelar dengan Tour de France.

"Saat ini kami masih di Pegunungan Alpen dengan beberapa etape dan tanjakan lagi yang harus dilalui," kata Sage minggu lalu, dengan Angers menanti setelah Lorient.

Pada Kamis ia bilang: "Tujuan kami sekarang adalah meraih enam poin lagi sebelum jeda internasional berikutnya agar bisa memasuki sisa musim dalam kondisi terbaik."

Pemain yang wajib diwaspadai: Matthieu Udol

Bek kiri Lens ini bukan nama yang sedang tren di sepak bola Prancis tapi penampilannya musim ini begitu mengesankan hingga ia jadi kandidat kuat masuk skuad Prancis untuk laga uji coba kontra Brasil dan Kolombia mendatang.

Udol, yang ulang tahun ke-30 bulan ini, menghabiskan seluruh kariernya di klub naik-turun Metz sebelum musim ini dan harus pulih dari beberapa cedera lutut serius.

Namun, kontribusinya sebagai bek sayap di sistem 3-4-2-1 Lens telah jadi faktor utama kesuksesan mereka.

Statistik kunci

10 - Lorient tak terkalahkan dalam 10 laga kandang terakhir di Ligue 1

15 - Mason Greenwood dari Marseille jadi pencetak gol terbanyak Ligue 1 dengan 15 gol

6 - Jumlah poin yang memisahkan lima tim, dari Marseille di posisi tiga hingga Monaco di posisi tujuh, dalam perebutan tiket Eropa 

Jadwal pertandingan (waktu GMT)

Jumat

Marseille v Auxerre (1945)

Sabtu

Lorient v Lens (1600), Angers v Nice (1800), Monaco v Brest (2005)

Minggu

Strasbourg v Paris FC (1400), Le Havre v Lyon, Metz v Toulouse (keduanya 1615), Rennes v Lille (1945)