Kylian Mbappe Gabung Real Madrid demi Duel Sengit seperti Melawan Bayern, Ujar Alvaro Arbeloa
Arbeloa menyebut Mbappe sebagai elemen krusial dalam tim, walaupun masih ada tanda tanya mengenai kemampuan Madrid, yang telah 15 kali juara, untuk mencapai keseimbangan sempurna saat seluruh nama besar mereka turun bersamaan di lapangan.
Bintang asal Prancis Mbappe, pencetak gol terbanyak klub, tidak memulai kedua laga di babak 16 besar lawan Manchester City yang dimenangkan Madrid dengan meyakinkan, akibat cedera lutut yang berkepanjangan.
Sudah pulih sepenuhnya, Arbeloa menyatakan Mbappe kemungkinan besar akan bermain bersama Vinicius Junior di lini depan Santiago Bernabeu saat menghadapi Bayern di leg pertama perempat final.
"Saya senang memiliki tantangan seperti itu, memiliki pemain hebat yang siap dipakai dan seorang seperti Kylian Mbappe, yang datang ke Real Madrid untuk pertandingan seperti besok dan laga eliminasi seperti ini," ujar Arbeloa kepada wartawan pada Senin.
"Saya yakin kita akan menyaksikan Kylian tampil maksimal, memimpin tim seperti biasa, dan saya sangat percaya pada seluruh pemain."
Gelandang internasional Inggris Jude Bellingham juga sedang pulih dari cedera, dan Arbeloa bilang ia akan terus mengandalkan bintang skuad saat mereka tersedia.
Lawan City, gelandang muda Thiago Pitarch dan playmaker Brahim Diaz berperan penting, tapi mereka mungkin mendapat waktu bermain lebih sedikit di laga Bayern.
"Jelas Mbappe punya ciri khas dan kemampuan berbeda dari Brahim, jadi kita harus bermain dengan cara lain, tapi saya senang dengan situasi ini," kata Arbeloa.
"Seperti yang Anda sebutkan soal Bellingham dan pemain hebat lain yang saya miliki, bagiku itu anugerah bisa mengandalkan semuanya..." lanjutnya.
"Memiliki pemain seperti Mbappe di tim adalah keberuntungan luar biasa. Saya tidak tahu ada pelatih mana pun di dunia yang tidak ingin memilikinya.
"Saya bayangkan diri sebagai bek yang menghadapi Real Madrid dan harus berhadapan dengan Mbappe, Vinicius, Valverde, Bellingham... Menurutku mereka termasuk pemain terbaik di dunia."
Hubungan Luar Biasa
Sayap Brasil Vinicius Junior mengatakan ia bekerja sama dengan baik bersama Mbappe, meskipun ada yang meragukan kecocokan mereka untuk Madrid.
"Orang orang banyak bicara... 'Kyli' datang untuk membantu kami, ia selalu memberi kepercayaan diri, mencetak gol untuk kami, kita harus saling terkoneksi besok, terutama dengan fans dan seluruh pemain," katanya kepada wartawan.
"Ini pertandingan sulit di mana pemain terbaik yang membuat perbedaan, dan Kyli adalah salah satunya. Saya punya hubungan luar biasa dengannya, tidak hanya di lapangan tapi juga di luar."
Vinicius menjanjikan Madrid akan tampil maksimal lawan Bayern Munich setelah penampilan buruk di LaLiga Sabtu lalu, saat kalah 2-1 dari Mallorca, yang membuat mereka tertinggal tujuh poin dari Barcelona pemuncak.
"Ada hari di mana kami lebih kompak atau kurang, dan itu terjadi lawan Mallorca," jelas penyerang itu.
"Kami baru saja dari jeda internasional dan hari ini, seperti kata pelatih, jika tidak 200 persen, kita tidak akan menang.
"Saya harap besok kami seperti itu, karena ini hari penting bagi kami."
Sayap itu, yang menjadi tokoh utama dalam perjuangan melawan rasisme, juga membahas nyanyian islamofobik di laga persahabatan Spanyol lawan Mesir minggu lalu, yang dikritik oleh bintang muda Barcelona Lamine Yamal.
"Penting Lamine berbicara dan itu bisa membantu orang orang," kata Vinicius, yang mengklaim dirinya dirasialis oleh Gianluca Prestianni dari Benfica di laga Liga Champions Februari, yang dibantah pemain Argentina itu.
"Saya tidak bilang Spanyol, Jerman atau Portugal negara rasis, tapi ada rasis di negara negara itu, terutama di Brasil juga, di banyak negara ada rasis.
"Tapi jika kita lanjutkan perjuangan bersama, saya pikir di masa depan pemain baru tidak perlu mengalami hal ini dan terutama masyarakat secara umum juga."