Kiper Arsenal Kepa Arrizabalaga Antusias Ulangi Prestasi Heroik Piala Liga Lawan Chelsea

Kiper Arsenal Kepa Arrizabalaga Antusias Ulangi Prestasi Heroik Piala Liga Lawan Chelsea

Kiper Arsenal Kepa Arrizabalaga sangat menantikan kesempatan untuk mengalahkan mantan klubnya Chelsea di Piala Liga setelah perannya krusial dalam kemenangan adu penalti atas Crystal Palace.

The Gunners lolos ke semi final pada Selasa malam berkat Kepa yang menyelamatkan tendangan penalti Maxence Lacroix dalam drama adu penalti 8-7 setelah imbang 1-1 dengan Palace di Stadion Emirates.

Kepa menghabiskan tujuh tahun bersama The Blues sebelum pindah ke utara London di pra musim dan kini ia berpotensi menghalangi tim lamanya mencapai final utama pertama di kompetisi ini.

Kepa yang telah tampil tiga kali untuk Arsenal semuanya di Piala Liga mengatakan: Saat ini jika ingin meraih trofi dan itulah target kami kami harus bersaing dengan tim tim kuat.

Kedua pertandingan semi final akan jadi laga besar dan pasti sulit tapi kami akan mempersiapkan diri dengan baik dan siap tempur serta berjuang habis habisan.

Arsenal akan berhadapan dengan Chelsea untuk tiket ke Wembley dengan leg pertama di Stamford Bridge pada 14 Januari sebelum leg kedua di Emirates pada 3 Februari.

The Gunners sempat hampir lolos di waktu normal sebelum gol penyeimbang telat dari Marc Guehi yang menjadi kali ketiga dalam lima laga terakhir Arsenal di mana pertahanan pemuncak Liga Premier kebobolan di menit akhir atau tambahan waktu.

Kami sudah kebobolan di beberapa laga menit akhir jadi itu hal yang harus kami perbaiki kata Kepa yang menggantikan kiper utama Arsenal David Raya.

Pemain Spanyol berusia 31 tahun itu menambahkan: Tapi kami sudah ke babak berikutnya dan senang. Kami sudah berusaha keras. Seharusnya kami bisa cetak beberapa gol di babak pertama. Kami bermain sangat bagus. Kemudian babak kedua lebih seimbang.

Puji syukur kepada rekan rekan mereka menendang penalti dengan luar biasa. Mereka menjaga kami tetap hidup di laga dan memberi saya peluang untuk selamatkan satu tendangan.

Dari sisi emosi Anda harus tetap fokus dan kuat karena jelas saat kebobolan di menit akhir lalu harus adu penalti Anda perlu konsentrasi penuh pada penendang lawan dan berusaha selamatkan. Jadi itu perubahan pola pikir dan berhasil.