Kenya Tunduk pada Kekalahan Adu Penalti lawan Estonia di Pembukaan Seri FIFA
Setelah hasil imbang 1-1 pada waktu normal pertandingan berlangsung langsung menuju adu penalti. Kenya membuka keunggulan lewat tendangan Austin Odhiambo sebelum usaha Richard Odada gagal. Lawrence Ouma Erastus Erambo dan Ben Omondi berhasil mencetak gol sebelum pengganti Mohammed Bajaber meleset.
Babak pertama dimulai dengan tempo lambat karena kedua tim masih saling mengamati dengan sedikit aksi yang terjadi. Kenya memulai laga dengan menguasai bola berusaha membuka peluang serangan namun belum membuahkan hasil.
Kenya Tetap Tekan di Area Tinggi
Dengan hanya 10 menit berlalu Kenya terus menekan di wilayah atas lapangan dan berhasil mempertahankan penguasaan bola tapi belum menciptakan peluang berbahaya. Estonia di sisi lain tampak nyaman memulai permainan secara bertahan.
Namun Estonia justru unggul meski melawan arus permainan. Serangan dari sisi kanan berujung pada tendangan sudut pertama bagi Estonia. Kristo Hussar mengirim umpan sudut tersebut yang disambut Tanel Tammik dengan sundulan ke gawang lawan.
Gol itu menambah beban bagi Kenya dengan gelandang Richard Odada mendapat kartu kuning akibat pelanggaran ceroboh pada menit ke-30. Lima menit kemudian Harambee Stars hampir menyamakan kedudukan saat Job Ochieng menerima umpan di depan dan melepaskan tembakan keras tapi Andre Karl Vallner menepisnya meski ada panggilan offside.
Kenya terpaksa melakukan pergantian dini pada menit ke-40 ketika Job Ochieng cedera dan diganti Ben Omondi. Kenya tetap menekan untuk mencetak gol penyama dan pada menit ke-45 debutan Zech Obiero dari Tranmere Rovers mendapat kesempatan emas tapi tembakannya lurus ke arah Vallner.
Meski Kenya mendominasi Estonia menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0. Harambee Stars memulai babak kedua dengan semangat tinggi dan butuh 10 menit bagi mereka untuk menyamakan skor.
Ryan Ogam Menyamakan Kedudukan
Dalam rentetan umpan di area serangan Obiero mengoper bola di antara bek lawan kepada Ryan Ogam yang berhadapan langsung dengan kiper sebelum melewati Vallner dengan chipping ke gawang.
Setelah gol itu Kenya melancarkan serangan lain berusaha mengancam pertahanan Estonia dan membalikkan keadaan. Estonia kesulitan menembus area depan merasa tertekan bahkan hampir kebobolan gol kedua.
Kenya melakukan pergantian ganda dengan Obiero Omar dan Wilson diganti Austin Odhiambo Erastus Erambo dan Lawrence Ouma sementara Estonia mengganti Poom dan Mannilaan dengan Alex Matthias Tamm dan Markus Soomets.
Pencetak gol Kenya Ogam kemudian diganti Mohammed Bajaber yang bermain untuk raksasa Liga Premier Tanzania Simba SC sementara Estonia menarik Patrik Kristal untuk Karel Mustmaa.
Seri FIFA disetujui oleh Dewan FIFA pada Desember 2022 dan sepenuhnya selaras dengan Tujuan Strategis FIFA untuk Permainan Global 2023-27.
Edisi 2026 dari inisiatif ini akan melibatkan 48 tim nasional yang mewakili hampir seperempat dari 211 Asosiasi Anggota FIFA berkompetisi dalam 12 grup masing-masing empat tim.
Kenya memanfaatkan Seri ini sebagai bagian persiapan mereka untuk Piala Afrika 2027 AFCON. Kenya Uganda dan Tanzania akan menjadi tuan rumah edisi ke-36 dari 19 Juni hingga 18 Juli.