Kembali Hadir Seperti Transfer Musim Dingin Musiala Perkuat Bayern yang Lelah

Kembali Hadir Seperti Transfer Musim Dingin Musiala Perkuat Bayern yang Lelah

Gelandang Jamal Musiala telah kembali tepat waktu untuk skuad Bayern Munich yang tampak kelelahan dalam beberapa pekan belakangan saat mereka terus berjuang di tiga kompetisi. 

Pada Desember, CEO Bayern Jan-Christian Dreesen menepis kemungkinan pembelian besar di bursa musim dingin, dengan menyatakan bahwa kembalinya Musiala serta dua pemain lain yang absen lama karena cedera yaitu Alphonso Davies dan Hiroki Ito mirip seperti "transfer internal musim dingin". 

Musiala mematahkan kakinya saat Piala Dunia Antarklub. Setelah dua kali tampil sebagai cadangan, dan penampilan gemilang di Liga Champions pertengahan pekan, Musiala kemungkinan akan memulai pertandingan tandang melawan Hamburg pada Sabtu. 

Bayern masih unggul delapan poin atas Borussia Dortmund di Bundesliga meski masih kesal karena kekalahan mengejutkan 2-1 di kandang dari Augsburg pekan lalu, yang menjadi kekalahan pertama mereka di liga musim ini. 

Sama seperti kebanyakan tim di liga, Augsburg kekurangan kualitas untuk menantang juara bertahan, tapi tim kecil asal Bavaria itu menang dengan bekerja lebih keras melawan skuad lelah yang menunjukkan tekanan dari musim panjang. 

Walaupun Musiala kurang kondisi pertandingan setelah absen enam bulan, kesegarannya akan menjadi kunci di paruh kedua kampanye. 

Pemain berusia 22 tahun itu melakukan start pertamanya sejak kembali di kemenangan 2-1 Liga Champions atas PSV Eindhoven pada Rabu, dengan mencetak gol pembuka Bayern. 

Gol itu menampilkan keterampilan khas Musiala. Ia menggiring bola melewati kerumunan di kotak penalti, melakukan operan satu-dua cerdas sebelum melepaskan tembakan mematikan ke bagian atas jala. 

"Gol indah dari sudut sempit," ujar penyerang Bayern Harry Kane tentang tembakan Musiala. "Ia menunjukkan kualitasnya. Ia luar biasa dan saya angkat topi untuknya."

Bayern sering kali menghajar lawan Sabtu ini yaitu Hamburg belakangan ini. 

Sebagai salah satu dari tiga klub Jerman pemenang Piala Eropa bersama Bayern dan Dortmund, Hamburg adalah klub besar dengan basis penggemar luas, tapi rekor mereka melawan raksasa Bavaria tidak menyenangkan. 

Hamburg terakhir mengalahkan Bayern pada 2009, dengan Bayern menang 17 dan imbang tiga dari 20 pertemuan terakhir. 

Dalam delapan laga terakhir yang semuanya dimenangkan Bayern, mereka mencetak 36 gol sementara Hamburg hanya sekali saja. 

Bayern sudah menggasak Hamburg 5-0 di Munich musim ini tapi satu harapan bagi tuan rumah akhir pekan ini adalah rekor kandang mereka. 

Hamburg meraih 15 dari 18 poin di kandang musim ini dan belum kalah di markas sejak Oktober. 

Pemain yang patut diperhatikan: Malik Tillman

Enam bulan dalam karirnya di Bayer Leverkusen, gelandang Malik Tillman mulai menunjukkan alasan mengapa klub Jerman itu mengeluarkan 35 juta euro (41 juta dolar) untuk merekrutnya sebagai transfer rekor musim panas lalu. 

Tillman mencetak dua gol dalam kemenangan 3-0 Leverkusen atas Villarreal pada Rabu, yang mengirim klub itu ke babak gugur Liga Champions. 

Lulusan akademi Bayern Munich yang membela Amerika Serikat lewat ayahnya yang berkebangsaan AS, kembalinya Tillman ke Jerman terganggu oleh serangkaian cedera otot. 

Tillman mengakui "saya bisa beri lebih banyak" sejauh ini musim ini tapi penampilan Rabu adalah "kabar gembira besar". 

Direktur olahraga Leverkusen Simon Rolfes tak pernah kehilangan kepercayaan pada Tillman, dengan bilang kepada wartawan "ini akan semakin bagus". 

Statistik kunci 

12 - Emre Can telah mencetak semua 12 penalti Bundesliga yang dicobanya bersama Borussia Dortmund yang naik menjadi 15 dari 15 termasuk Liga Champions. 

10 - Kiper Dortmund Gregor Kobel telah catatkan 10 clean sheet Bundesliga musim ini, lebih banyak dari kiper mana pun. 

39 dan 42 - Eintracht Frankfurt telah cetak 39 gol musim ini, urutan ketiga terbanyak di liga, tapi tak ada tim yang kebobolan lebih dari 42 mereka. 

Jadwal pertandingan (1430 GMT kecuali disebutkan)

Jumat

Cologne v Wolfsburg (1930)

Sabtu

Eintracht Frankfurt v Bayer Leverkusen, Werder Bremen v Borussia Moenchengladbach, Hoffenheim v Union Berlin, Augsburg v St Pauli, RB Leipzig v Mainz, Hamburg v Bayern Munich (1730)

Minggu

Stuttgart v Freiburg, Borussia Dortmund v Heidenheim (1630)