Kekacauan Cambuur Gagal Naik Kelas Usai Penyelamatan ala Suarez dan Penalti Dua Kali Sentuh
Tim Cambuur Leeuwarden berpotensi mengunci promosi ke Eredivisie Belanda lewat kemenangan di kandang melawan Jong AZ yang berada di posisi ke-19. Cambuur sempat tertinggal dua kali karena gol Jong AZ sepuluh menit di awal setiap babak, tapi mereka bangkit dan meraih keunggulan melalui dua gol cepat pada menit ke-78 dan 81.
Dengan garis akhir sudah terlihat dan promosi tampak dekat, para pendukung tuan rumah mulai merayakan kembalinya ke Eredivisie lebih dulu. Tendangan sudut dari Jong AZ merusak kegembiraan itu, saat sundulan dicegah oleh gelandang Cambuur Remco Balk yang meniru aksi cerdas Luis Suárez saat menghadapi Ghana di Piala Dunia FIFA 2010, dengan memukul bola keluar gawang Thijs Jansen ala pukulan voli pantai.
Balk langsung mendapat kartu merah, dan Jong AZ diberi hadiah penalti di menit ke-86. Penyerang Yoel van den Ban maju, tapi tergelincir saat lari dan menendang bola dengan dua sentuhan: saat terpeleset Van den Ban menyentuh bola pakai kaki kanan, lalu bola memantul ke kaki kirinya dan masuk tepat di tengah gawang Jansen.
Wasit Wouter Wiersma tidak melihat pelanggaran itu, begitu juga asistennya. Karena VAR tidak digunakan di level kedua Belanda, membatalkan gol itu mustahil. Para fans tuan rumah sangat kecewa hingga melempar benda ke lapangan, sehingga Wiersma menghentikan pertandingan sementara.
Nasib Cambuur semakin buruk setelah itu: bukannya mencetak gol penyelamat di masa tambahan untuk promosi, Bendeguz Kovacz justru menyundul bola ke gawang Cambuur di menit ke-93, memberi Jong AZ keunggulan mengejutkan yang mereka pertahankan meski pertandingan dihentikan lagi, kali ini karena seorang fans Cambuur menerobos lapangan dan berusaha berkelahi dengan pemain Jong AZ yang sedang bercelebrasi.
Cambuur sebenarnya bisa meraih promosi pertama sejak 2021 dengan menang, asal De Graafschap kalah atau imbang lawan pemuncak klasemen ADO Den Haag pada Minggu. Kini Cambuur harus menunggu setidaknya hingga Senin, saat laga tandang ke FC Emmen yang mungkin segera mengakhiri ketidakpastian.