Kane Cetak Gol Kembali Saat Bayern Munich Melaju ke Final DFB-Pokal Berkat Kemenangan atas Bayer Leverkusen
Pertandingan ini menjadi laga krusial bagi Bayern tidak hanya karena kemenangan akan membawa mereka lebih dekat untuk mengakhiri paceklik gelar di Pokal tetapi juga untuk menjaga asa treble mereka tetap hidup.
Awal yang kuat dari skuad Vincent Kompany ini dengan usaha melengkung dari Luis Díaz yang diblok lebar oleh Mark Flekken.
Leverkusen sempat menikmati serangan mereka sendiri sebentar setelah itu tetapi tamu kembali mendominasi pada menit ke-20 dan segera merayakan gol pembuka.
Umpan silang Michael Olise di sisi kanan melepaskan Jamal Musiala yang memilih menarik bola kembali ke kotak penalti untuk Harry Kane menjaga keseimbangan dan menendangnya ke atap gawang.
Untuk mencari gol kedua Bayern tetap unggul dan membuat Joshua Kimmich serta Olise menguji Flekken sebelum Kane hampir mencapai 53 gol kompetitif musim ini dengan tendangan volley keras yang sedikit melambung.
Babak pertama berakhir dengan situasi yang hampir memanas dan kedua tim menggunakan semangat itu untuk terus menyerang di kedua ujung lapangan setelah istirahat.
Robert Andrich mundur untuk menendang chip finis Díaz dari garis gawang tetapi heroisme itu segera dibalas oleh Manuel Neuer yang melakukan penyelamatan luar biasa terhadap tembakan Nathan Tella dari tepi kotak penalti.
Merasakan satu gol mungkin tidak cukup melawan tim yang mencetak setidaknya tiga gol di masing-masing enam laga kandang Pokal sebelumnya mereka Bayern mendorong untuk lebih dan Flekken memastikan Kane tidak menyelesaikan brace ke-16 musim ini.
Nasib Leverkusen membaik dengan sekitar 20 menit tersisa ketika Patrik Schick menyambut umpan silang Jarell Quansah dan sundulannya sedikit melambung tetapi mereka gagal menciptakan banyak peluang dari situ.
Sebaliknya Bayern menghajar mereka lewat serangan balik di detik-detik akhir ketika Leon Goretzka mengirim Díaz untuk menchip bola dengan lembut ke gawang.
Dengan gelar liga sudah diamankan klub paling sukses Jerman di semua ukuran kini bisa fokus ke final Pokal di mana mereka akan menghadapi Stuttgart atau Freiburg serta laga perempat final Liga Champions UEFA melawan juara bertahan Paris Saint-Germain.
Sementara Leverkusen tidak meraih trofi sejak double domestik dua tahun lalu dan penggemar berharap penantian mereka untuk trofi berikutnya tidak sepanjang paceklik 31 tahun sebelumnya.