Kai Havertz Bertekad Sukses di Piala Dunia Bersama Jerman Walau Hadapi Masalah Cedera
Havertz yang telah absen dari tim nasional lebih dari satu tahun setelah melewatkan pertandingan internasional tahun lalu karena cedera kini tergabung dalam skuad Jerman untuk bertemu Swiss pada hari Jumat dan Ghana tiga hari setelahnya.
"Saya mengalami masa yang berat. Itu tidak mudah bagi saya" kata Havertz dalam konferensi pers menjelang laga uji coba Jerman melawan tuan rumah Swiss.
"Saya mengalami cedera pertama pada Februari tahun lalu absen selama tiga setengah bulan kemudian kembali bermain dan lalu mengalami kemunduran akibat cedera lutut" tambahnya.
Havertz kembali tampil untuk Arsenal pemimpin Liga Premier pada bulan Januari setelah terpinggirkan sejak Agustus tahun lalu namun pemain berusia 26 tahun itu menyatakan bahwa ia siap menghadapi jadwal padat klubnya di liga Piala FA serta Liga Champions.
"Sekarang saya merasa benar benar bugar. Saya memerlukan satu atau dua pertandingan dari awal untuk mencapai 100 persen sepenuhnya tetapi saya merasa cukup bugar untuk bertahan lebih dari 90 menit" ujarnya.
Havertz juga menyebutkan bahwa jadwal sibuk Arsenal tiba pada waktu yang sangat pas.
"Kami memiliki banyak laga dalam tiga kompetisi. Saya melewatkan enam bulan awal musim dan saya akan mengerahkan segala kemampuan untuk klub serta agar bisa menghadiri Piala Dunia dengan rasa percaya diri yang tinggi. Saya ingin meraih kesuksesan di Piala Dunia kali ini dan menjadi pemimpin tim" katanya.
Jerman telah menargetkan gelar juara Piala Dunia setelah kegagalan mengejutkan di babak penyisihan grup pada 2018 dan 2022 dengan tekad kuat untuk mengembalikan status mereka sebagai raksasa sepak bola dunia. Kejuaraan ini dimulai pada bulan Juni dan diselenggarakan bersama oleh Meksiko Amerika Serikat dan Kanada.
Skuad Jerman yang belum mencapai final di ajang internasional besar mana pun sejak meraih Piala Dunia keempat pada 2014 di Brasil kini tergabung dalam Grup E bersama Ekuador Kurakao dan Pantai Gading untuk turnamen dari 11 Juni hingga 19 Juli.
Mereka akan memainkan pertandingan pembuka Piala Dunia di Houston Texas pada 14 Juni menghadapi Kurakao. Kemudian Jerman berangkat ke Toronto pada 20 Juni untuk berhadapan dengan Pantai Gading sebelum laga grup terakhir melawan Ekuador di New York pada 25 Juni.