Joao Palhinha Terjebak Ketidakpastian Karena Tottenham dan Bayern Enggan Berkomitmen

Joao Palhinha Terjebak Ketidakpastian Karena Tottenham dan Bayern Enggan Berkomitmen

Gelandang tersebut bergabung dengan Spurs melalui pinjaman dari Bayern disertai opsi pembelian permanen sekitar €30 juta di akhir musim.

Saat itu kesepakatan itu dipandang sebagai jalan mudah menuju tempat tinggal jangka panjang di wilayah utara London. Namun kondisi tersebut kini tampak semakin sulit terwujud.

Palhinha mengalami kesulitan untuk mencapai performa yang diantisipasi sementara perjalanan Tottenham memburuk hingga terlibat dalam perebutan degradasi yang serius.

Dengan hasil pertandingan dan penampilan yang sedang dievaluasi klub menunjukkan minimnya minat untuk menggelontorkan dana besar.

Menurut sumber Spurs kemungkinan besar tidak akan memicu opsi tersebut meski lolos dari ancaman turun kasta. Degradasi justru akan langsung membatalkan segala kemungkinan transfer permanen.

Kembalinya ke Bayern pun tidak akan menyelesaikan masalah ini.

Sumber yang berbicara kepada Flashscore menyatakan bahwa klub Liga Jerman itu tidak berniat memasukkan kembali Palhinha ke dalam tim utama dan pelatih Vincent Kompany tampaknya tidak mempunyai rencana untuk memakainya di masa mendatang.

Situasi ini membuat pemain berusia 29 tahun itu harus menghadapi masa musim panas yang penuh ketidakpastian dengan masih terikat kontrak di Bayern tapi tanpa posisi tetap dalam strategi klub serta tidak memiliki prospek di Tottenham.

Walaupun kondisi fisiknya pulih di pekan pekan terakhir musim ini Palhinha diprediksi akan ditawarkan ke pasar transfer dengan Bayern lebih condong mencari pelepasan permanen ketimbang meminjamkannya lagi.

Minat dari klub lain kemungkinan besar akan muncul dan kami mendengar bahwa mantan timnya Fulham berpotensi ingin merekrutnya kembali ke ibu kota Inggris.

Sementara itu gelandang asal Portugal itu terus berkonsentrasi pada upaya Spurs untuk bertahan di liga tanpa gambaran jelas mengenai langkah selanjutnya.