Jamie Vardy Jadi Pahlawan Kala Cremonese Menang Atas Udinese Demi Membawa Pertarungan Degradasi Sampai Hari Penutup
Cremonese memasuki laga ini dengan momentum yang jarang setelah mengalahkan pesaing mereka Pisa dengan skor 3 0 pada pekan lalu dan mereka mengubahnya menjadi start cepat di tempat ini.
Tamu sempat mengancam pada beberapa kesempatan sebelum membuka skor pada menit kesembilan lewat Jamie Vardy yang masih bugar dan menunjukkan ketenangan hebat untuk menyarangkan bola dari rebound setelah Maduka Okoye mengahalau tembakan Federico Bonazzoli ke jalurnya.
Itu adalah gol pembuka kedua bagi pemain berusia 39 tahun dalam dua pekan berturut turut serta keempat dari lima gol terakhirnya yang datang di menit awal kurang dari 35 menit.
Tim Udinese yang lamban tidak pernah benar benar bergerak di babak pertama dan penderitaan mereka bertambah ketika penalti yang diberikan akibat pelanggaran Sebastiano Luperto pada Christian Kabasele dibatalkan VAR karena offside dalam prosesnya.
Walaupun tuan rumah hampir tidak mungkin tampil lebih buruk mereka keluar dari jeda dengan semangat baru dan kendati masih kesulitan membuat peluang matang pertahanan Cremonese terlihat gugup saat mempertahankan keunggulan tipis satu gol.
Usaha bangkit Udinese sepertinya mendapat pukulan besar ketika Hassane Kamara dikeluarkan dengan kartu merah karena tekel tinggi pada Jamie Vardy setelah tiba terlambat dalam duel 50 50 namun tuan rumah mendapat keringanan karena keputusan itu segera dibatalkan dan hanya kartu kuning diberikan.
Anak asuh Marco Giampaolo tenang sejak saat itu dan lolos dari kekhawatiran lain ketika gol penyeimbang Adam Buksa dianulir karena serangkaian pelanggaran dalam proses sebelumnya.
Tendangan jarak jauh Oumar Solet memaksa Emil Audero beraksi di menit akhir memastikan Cremonese akhirnya mampu bertahan dan meraih kemenangan head to head pertama di Serie A atas Udinese dalam 41 tahun tetapi gol penentu menit akhir Lecce atas Sassuolo membuat mereka tertinggal satu poin dari zona aman menjelang bentrokan hari terakhir melawan Como yang sedang memburu tiket Liga Champions.
Di sisi lain Udinese menyia nyiakan kesempatan untuk menggeser Lazio dan hanya meraih tiga kemenangan dari 10 laga kandang musim ini melawan tim di bawah mereka.