Jadwal Kualifikasi Piala Afrika 2027: Tim-Tim Mulai Melihat Jalan Menuju Final
- Africa Cup of Nations
- Angola
- D.R. Congo
- Egypt
- Equatorial Guinea
- Eritrea
- Gabon
- Gambia
- Ghana
- Guinea Bissau
- Ivory Coast
- Kenya
- Lesotho
- Madagascar
- Malawi
- Morocco
- Niger
- Nigeria
- Sierra Leone
- Somalia
- South Africa
- South Sudan
- Tanzan
- Zimbabwe
- Algeria National Team
- Benin National Team
- Botswana National Team
- Burkina Faso National Team
- Burundi National Team
- Cameroon National Team
- Cape Verde Islands National Team
- Central African Republic National Team
- Comoros National Team
- Congo DR National Team
- Côte d'Ivoire National Team
- Eswatini National Team
- Ethiopia National Team
- Liberia National Team
- Libya National Team
- Mali National Team
- Mauritania National Team
- Mozambique National Team
- Namibia National Team
- Rwanda National Team
- Senegal National Team
- Tanzania National Team
- Togo National Team
- Tunisia National Team
- Uganda National Team
- Zambia National Team
Timnas Afrika Selatan, Bafana Bafana, berada dalam grup yang sama dengan Kenya, tuan rumah bersama turnamen, dan akan menghadapi Benni McCarthy, pelatih timnas Kenya yang sebelumnya bermain untuk Afrika Selatan.
Pertandingan hari pertama dan kedua akan dimainkan pada jendela internasional antara 21 September hingga 6 Oktober. Pertandingan hari ketiga dan keempat akan dilaksanakan antara 9 hingga 17 November tahun ini. Sementara hari kelima dan keenam akan dihelat pada 22 hingga 30 Maret tahun depan.
Afrika Selatan akan memulai perjalanan kualifikasi mereka dengan laga kandang melawan Guinea, yang mungkin menjadi pertandingan penentu untuk lolos ke putaran final.
Meskipun Kenya sudah otomatis lolos sebagai tuan rumah turnamen 24 tim yang berlangsung dari 19 Juni hingga 17 Juli tahun depan, mereka tetap ikut dalam kualifikasi. Akibatnya, hanya satu tim lain dari Grup D yang akan maju ke putaran final, memicu persaingan ketat antara Bafana Bafana dan Guinea.
Eritrea, salah satu tim dengan peringkat terendah di Afrika (peringkat 184 FIFA), mencatat sejarah dengan lolos ke fase grup untuk pertama kalinya setelah mengalahkan Eswatini dalam babak kualifikasi pendahuluan Maret lalu.
Namun, setelah pertandingan tersebut, tujuh pemain Eritrea memilih mencari suaka politik di Afrika Selatan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa Eritrea mungkin mundur dari kualifikasi, sehingga hanya menyisakan tiga tim di grup tersebut.
Untuk saat ini, pertandingan kedua Afrika Selatan akan melawan Eritrea di tandang. Eritrea sebelumnya terpaksa memainkan laga kandang mereka melawan Eswatini di Maroko karena fasilitas yang tidak memadai di negara mereka.
Laga seru antara Afrika Selatan melawan Kenya yang dilatih McCarthy akan terjadi pada November, dimulai dengan pertandingan di Afrika Selatan sebelum berlanjut ke Nairobi pada hari keempat.
Perjalanan kualifikasi Afrika Selatan berakhir pada Maret tahun depan dengan tandang ke Guinea, yang juga harus memainkan laga kandang mereka di luar negeri (baik di Pantai Gading maupun Maroko), dan kemudian laga kandang melawan Eritrea.
Nigeria memulai kualifikasi mereka dengan laga kandang melawan Madagaskar pada September, disusul tandang ke Guinea-Bissau di jendela yang sama. Mereka kemudian akan bertemu Tanzania dalam dua laga beruntun pada November, dimulai di kandang, sebelum bertandang ke Madagaskar pada Maret tahun depan dan menutup kualifikasi dengan laga kandang melawan Guinea-Bissau.
Ghana, yang gagal lolos ke Piala Afrika terakhir di Maroko, akan memulai dengan laga sulit melawan Pantai Gading di tandang pada September. Mereka kemudian akan menghadapi Gambia di kandang, yang bukan lawan mudah di grup yang kompetitif ini.
Ghana diharapkan bisa meraih enam poin penuh saat menghadapi Somalia dalam dua pertandingan beruntun pada November, dimulai di kandang. Mereka akan menutup kualifikasi pada Maret tahun depan dengan laga kandang melawan Pantai Gading dan tandang ke Gambia.