Hoffenheim bangkit dari tertinggal dua gol untuk raih hasil imbang di Augsburg pada Bundesliga
Tuang rumah memulai laga dengan cepat melalui dua gol beruntun dalam seperempat jam pembuka. Pada menit ke-11, Alexis Claude-Maurice melesat dari tengah lapangan dengan lari zigzag, dan setelah bertukar umpan dengan Robin Fellhauer, ia melepaskan tembakan rendah yang keras melewati Oliver Baumann.
Tiga menit kemudian, serangan langsung sederhana yang membuat tamu kebobolan lagi, ketika umpan panjang Jeffrey Gouweleeuw melewati pertahanan menemukan Michael Gregoritsch, yang mengalahkan Ozan Kabak secara fisik dan menghantam bola ke gawang.
Pengejar gelar Liga Champions asuhan Christian Ilzer terkejut dan hanya tantangan terakhir dari Albian Hajdari yang menghalau Anton Kade sebelum tembakan kedua itu menggigit telapak tangan Baumann.
Die Kraichgauer belum menciptakan peluang berarti hingga menit ke-35, tapi mereka mengurangi ketertinggalan, ketika tendangan sudut dari Vladimír Coufal disambut sundulan dari rekan senegaranya Robin Hranáč dengan 10 menit menjelang istirahat.
Tapi mereka belum selesai, dan menyamakan kedudukan tiga menit sebelum turun minum. Fisnik Asllani memberikan umpan tumit cerdas kepada Bazoumana Touré di ruang sempit, dan umpan silang dari pemain berusia 20 tahun itu membuat Finn Dahmen salah posisi dan bola bersarang di sudut gawang melalui bagian dalam tiang.
Meskipun menyamakan skor dalam situasi beruntung, tamu hampir tertinggal lagi di menit tambahan babak pertama yang penuh ketegangan. Pertama, intervensi krusial dari Hajdari saat ia membersihkan sundulan Gouweleeuw dari garis gawang, sebelum Gregoritsch membentur mistar dengan half-volley dari jarak 12 meter.
Berbeda jauh dengan babak pertama, Hoffenheim hanya butuh 30 detik setelah rewan untuk mendapat peluang besar pertama, ketika Tim Lemperle menyundul bola ke atap jala setelah umpan licin dari Grischa Prömel.
Lemperle lalu mengancam lagi sebentar kemudian, dengan tembakan rendah yang diselamatkan setelah kerjasama rumit dengan Asllani dan Andrej Kramarić di kotak penalti.
Baru pada menit ke-70 tuan rumah mengancam di babak kedua, dan lagi-lagi Claude-Maurice, kali ini tembakannya yang rendah dan keras mengalami defleksi jahat dan hampir mengecoh Baumann, tapi ia bereaksi baik dan menyelamatkan dengan kakinya.
Pas saat sepertinya pertandingan akan mereda, tuan rumah mendapat peluang emas untuk menang ketika Bernardo memukul Kade di kotak penalti. Claude-Maurice maju tapi ia mengirim tendangannya melewati mistar.
Masih ada waktu untuk penyelamatan di garis gawang lagi dari pemain Hoffenheim ketika Leon Avdullahu menyelamatkan kipernya dan menghalau Dimitris Giannoulis setelah Baumann gagal menangkap umpan silang. Pada akhirnya, kedua tim tak bisa menemukan pemenang, berarti masing-masing memperpanjang kekeringan kemenangan mereka.
Hoffenheim kini tanpa kemenangan dalam empat laga dan tersendat dalam upaya merebut kursi pertama di meja sepak bola Eropa, sementara Augsburg belum merasakan kemenangan dalam lima laga dan kini terjebak di papan tengah.