Martin Boyle Incar Panggilan Timnas Australia untuk Piala Dunia setelah Kegagalan Sebelumnya
Meski lahir di Skotlandia, Boyle berperan membawa Australia lolos ke Piala Dunia 2022 dan dirinya tetap masuk dalam skuad pelatih Graham Arnold kendati mengalami robekan meniscus di lutut kanan saat masa persiapan.
Meskipun ia berusaha keras pulih tepat waktu untuk tampil di Qatar, Boyle terbangun dari operasi dan mendapati dokter telah melakukan rekonstruksi total pada lututnya. Mimpi Piala Dunianya pun sirna.
Marco Tilio menggantikan posisinya di skuad, namun Arnold tetap membawa Boyle dalam perjalanan dan menunjuknya sebagai 'Official Vibes Manager' di Qatar. Tugasnya adalah menjaga semangat rekan setim saat mereka melaju hingga babak 16 besar.
"Meski berakhir buruk bagi saya, saya tetap menikmatinya. Saya merasakan bagaimana rasanya," ujar Boyle yang kini berusia 33 tahun dari kamp latihan Socceroos di Sarasota, Florida.
"Saya mengalaminya secara langsung dan merasakan apa yang dialami para pemain. Tentu saya berkontribusi di luar lapangan, tapi semoga kali ini saya bisa berkontribusi di dalam lapangan."
Lahir di Aberdeen, penyerang Hibernian FC ini pernah membela Skotlandia di level junior dan sebagian besar kariernya dijalani di negara tersebut.
Namun, Boyle memenuhi syarat membela Australia melalui ayahnya yang lahir di Sydney, dan ia menyatakan kesetiaannya setelah Piala Dunia 2018 di Rusia.
Sejak itu ia rutin dipanggil ke skuad Socceroos, mencatatkan 41 penampilan dan mencetak 10 gol.
Pelatih Australia, Tony Popovic, masih belum mengumumkan 26 pemain final untuk Piala Dunia. Timnya akan menghadapi Turki, Amerika Serikat, dan Paraguay di grup yang cukup seimbang.
Boyle menghadapi persaingan ketat untuk mendapatkan tempat dari pemain seperti Nestory Irankunda dan Connor Metcalfe. Sementara rekan setimnya di Hibernian, penyerang Ante Suto, juga berada di Florida dengan harapan bisa melakukan debut internasional yang indah di Piala Dunia.
Boyle mengatakan ia mendapat banyak dukungan dari keluarga untuk bekerja keras di Sarasota demi terpilih dalam final yang berlangsung 11 Juni hingga 19 Juli.
"Setiap pagi anak-anak saya bilang, mereka ingin liburan. Bukan untuk menonton saya, tapi mereka ingin liburan," kata Boyle sambil tertawa.
"Tapi saya pikir jika seluruh keluarga bisa hadir menonton, itu akan luar biasa.
"Dan tentu saja membalas kepercayaan semua orang yang percaya pada saya akan menjadi perasaan yang sangat istimewa."