Heidenheim Dipastikan Turun Kasta Usai Dibantai Mainz

Heidenheim Dipastikan Turun Kasta Usai Dibantai Mainz

Memasuki pertandingan dengan nasib masih di tangan mereka pada akhir pekan dramatis terakhir musim ini, tuan rumah tampil lamban di Voith-Arena dan tertinggal hanya tujuh menit setelah laga dimulai.

Lari cepat Kacper Potulski ke kotak penalti tidak terawasi, dan umpan silangnya disundul oleh Phillip Tietz dari jarak satu yard untuk membobol gawang. 

Heidenheim kesulitan bereaksi terhadap kemunduran itu, karena lima menit kemudian Tietz mengarahkan tembakan yang membentur mistar gawang Frank Feller.

Tim tuan rumah sempat bangkit untuk memberikan ancaman sporadis sebelum jeda, saat Eren Dinkci menguji Daniel Batz dari jarak 20 yard dan Marvin Pieringer gagal memanfaatkan peluang karena menghantam tiang.

Namun, tim tamu menggandakan keunggulan dua menit sebelum turun minum, ketika Nadiem Amiri dengan tajam menyelesaikan umpan Tietz setelah serangan balik Mainz yang kejam.

Meskipun merasa bahwa nasib mereka sudah ditentukan sejak awal babak kedua, Heidenheim menunjukkan perlawanan nyata setelah restart. Jan Schoppner menanduk bola ke mistar gawang dan Potulski ditahan dari jarak dekat, sehingga kebangkitan sempat terancam.

Namun, perlawanan itu mereda setelah memasuki menit ke-60, membuat para penggemar tuan rumah harus menghadapi prospek yang semakin tak terhindarkan untuk kembali ke kasta kedua untuk pertama kalinya sejak 2023. Batz tetap waspada dengan gemilang menepis tembakan Patrick Mainka dan Budu Zivzivadze di akhir laga, pada akhirnya menjaga tuan rumah tetap tak berdaya dan memastikan tim asuhan Frank Schmidt keluar dari kasta tertinggi dengan cara yang antiklimaks.

Kekalahan ke-20 liga musim ini membuat Heidenheim mengakhiri musim di posisi ke-17 klasemen, di bawah VfL Wolfsburg yang berjuang meraih kemenangan 3-1 di markas St Pauli untuk mengirim tuan rumah langsung turun kasta, dengan Die Wolfe merebut tempat play-off degradasi secara dramatis.

Sedangkan bagi Mainz, kemenangan ke-10 liga musim ini membuat mereka finis dengan manis di peringkat ke-10.