Hasil Imbang di Klassieker Sengit Feyenoord lawan Ajax yang Penuh Pertahanan, Gelar Eredivisie Masih Jauh untuk PSV

Hasil Imbang di Klassieker Sengit Feyenoord lawan Ajax yang Penuh Pertahanan, Gelar Eredivisie Masih Jauh untuk PSV

Feyenoord memasuki akhir pekan di posisi kedua dengan selisih lima poin dari rival Ajax yang memulai era pelatih sementara Óscar García dengan kemenangan 4-0 atas Sparta Rotterdam minggu lalu.

Pelatih Feyenoord Robin van Persie terpaksa melakukan dua pergantian karena Mats Deijl absen akibat skorsing dan Hwang In-beom cedera. Jordan Lotomba dan Tsuyoshi Watanabe menggantikan mereka sementara Anel Ahmedhodzic mengisi posisi Thijs Kraaijeveld di lini belakang. García menyambut kembalinya Wout Weghorst di skuad utama dengan Jorthy Mokio menggantikan Youri Regeer yang cedera.

Peluang besar pertama jatuh ke Feyenoord yang hampir saja unggul lewat sundulan Watanabe dari tendangan bebas. Jorthy Mokio menyelamatkan Ajax dengan penepisan kepala heroik di garis gawang.

30 menit pertama yang penuh kewaspadaan tidak menghasilkan ancaman gol selain sundulan Watanabe dengan kiper Maarten Paes dan Timon Wellenreuther hanya melakukan penyelamatan mudah dari tembakan Anis Hadj Moussa dan Mika Godts.

Baru semenit berlalu di babak kedua ketika Ayase Ueda muncul dan menyundul bola sedikit melebar dari tiang dekat Paes menciptakan peluang langka dalam pertarungan pertahanan di Rotterdam.

Dengan hanya tembakan ke arah gawang kedua mereka, gelandang Ajax berusia 18 tahun Seun Steur memecah kebuntuan setelah mengambil bola longgar dan melepaskan tembakan melewati Wellenreuther untuk mencetak gol pertamanya di Eredivisie.

Periode tekanan sengit dari Feyenoord menyusul namun tidak menghasilkan satu pun upaya ke gawang karena tim tuan rumah hanya tersisa kurang dari 20 menit untuk membalikkan keadaan di Klassieker krusial ini.

Feyenoord mendapat kesempatan hidup kembali ketika pengganti Kian Fitz-Jim memberikan penalti kepada tuan rumah setelah gagal mengontrol bola dan melanggar Jordan Lotomba memaksa wasit Danny Makkelie menunjuk titik putih di menit ke-82. Jakub Moder maju dan menendang bola ke sudut kanan atas untuk menyamakan kedudukan 1-1 dengan sisa kurang dari enam menit.

15 menit terakhir menyaksikan Feyenoord menekan Ajax lebih keras karena tuan rumah mencium peluang. Penyerang Denmark Casper Tengstedt melihat tembakannya yang melengkung diselamatkan Paes sebelum Feyenoord secara efektif bermain dengan 10 orang karena Anis Hadj Moussa memegang selangkangannya tapi tidak bisa diganti sebab Van Persie kehabisan kuota pergantian.

Feyenoord dan Ajax mempertahankan skor 1-1 dalam Klassieker yang buruk dan penuh pertahanan sehingga tuan rumah tetap unggul lima poin atas Ajax.

Kemenangan Ajax bisa membuat PSV meraih gelar Eredivisie dengan kemenangan atas Telstar nanti malam Minggu tapi dengan keunggulan maksimal 18 poin gelar resmi masih mustahil saat ini.