Harapan gelar Napoli nyaris sirna usai menelan kekalahan di kandang melawan Lazio

Harapan gelar Napoli nyaris sirna usai menelan kekalahan di kandang melawan Lazio

Kemenangan Inter atas Cagliari tadi malam berarti tuan rumah Antonio Conte harus menang untuk menjaga harapan Scudetto yang sudah terlihat mustahil itu tetap hidup, tapi permulaan lambat membuat mereka tertinggal.

Lazio telah menunjukkan ancaman di sisi kiri berulang kali dalam lima menit pembuka, namun Napoli gagal belajar dari peringatan itu dan melihat Mattia Zaccagni melepaskan Kenneth Taylor yang menyusup dari belakang, yang kemudian menyodor bola untuk Matteo Cancellieri mencetak gol dari jarak dekat.

Semua harapan belum hilang bagi Partenopei, mengingat mereka telah mengumpulkan poin liga tertinggi sebanyak 13 setelah tertinggal 1-0 musim ini, meski begitu meskipun menekan tanpa henti, mereka kesulitan menguji Edoardo Motta di gawang Lazio dan memasuki babak pertama tanpa satu pun tembakan tepat sasaran.

Situasi bisa jauh lebih buruk bagi Napoli jika bukan karena penyelamatan heroik kiper Vanja Milinković-Savić, yang menahan upaya Cancellieri dan Nuno Tavares serta menyelamatkan penalti Zaccagni.

Stanislav Lobotka dihukum karena melanggar Tijjani Noslin setelah serangan balik, tapi Zaccagni yang belum mencetak gol di 2026 melihat tendangannya yang lemah diselamatkan dengan baik oleh kiper Serbia tuan rumah.

Meskipun ada dua pergantian pemain sebelum rewan, masalah yang sama terus menimpa Napoli di periode kedua. Taylor berlari ke jantung pertahanan mereka dan melepaskan tembakan melebar, tapi itu hanya jeda sementara karena Lazio menggandakan keunggulan sebelum menit ke-60.

Noslin menggebrak di sisi kiri dan menyodor bola untuk Cancellieri, yang gagal memanfaatkan gawang kosong, tapi malunya terhindar saat tembakannya yang salah diambil alih dan dicetak gol oleh Toma Bašić.

Sebagai balasan, Alisson Santos yang lincah memaksa Motta bekerja keras pertama kalinya malam itu dengan tembakan kuat ke tiang dekat, sebelum Tavares punya kesempatan memperlebar jarak tapi gagal mengenai sasaran dari umpan silang Noslin.

Akhirnya, Napoli tak pernah terlihat seperti bisa bangkit, dan kegagalan mereka meraih kemenangan ganda H2H liga pertama atas Lazio sejak 2021/22 nyaris menyerahkan gelar Serie A ke tangan Inter. Sementara itu, hanya kemenangan kedua dalam tujuh laga tandang liga membuat tim Maurizio Sarri merebut kembali posisi kesembilan.