Guler Cetak Gol dari Tengah Lapangan Saat Real Madrid Hancurkan Elche
Arda Guler berhasil mencetak gol dari wilayah pertahanannya sendiri, sementara Fede Valverde menutup pekan gemilang dengan tendangan akurat lainnya, saat Real Madrid mengalahkan Elche 4-1 pada hari Sabtu di ajang La Liga.
Los Blancos yang berada di posisi kedua berhasil memperkecil jarak dengan Barcelona di puncak klasemen La Liga menjadi satu poin, menjelang laga Catalan menghadapi Sevilla pada hari Minggu.
Gelanggang Uruguay Valverde, yang baru saja mencetak hat-trick luar biasa melawan Manchester City di Liga Champions pertengahan minggu, mengirim bola ke sudut atas gawang sebelum babak pertama usai, setelah Antonio Rudiger membuka keunggulan tuan rumah.
Dean Huijsen menyundul gol ketiga untuk tim asuhan Alvaro Arbeloa, yang akan bertandang ke markas Man City pada hari Selasa dengan target lolos ke perempat final Liga Champions.
Gol terbaik malam itu diciptakan oleh gelandang asal Turki Guler di menit akhir, yang melihat kiper Elche Matias Dituro berada jauh dari gawang dan melambungkan bola dari dekat lingkaran tengah.
"Dia pernah mengenai mistar gawang dari jarak itu di pertandingan lain, dan hari ini dia berhasil melakukannya, gol luar biasa," ujar penyerang Madrid Brahim Diaz kepada Real Madrid TV.
"Semua orang memegang kepala mereka... gol seperti itu layak untuk membeli tiket," tambah Arbeloa.
Arbeloa bisa mengistirahatkan beberapa pemain kunci yang bermain di babak pertama, termasuk Vinicius Junior, Valverde, dan Aurelien Tchouameni, dengan memasukkan banyak pemain muda untuk menjaga stamina jelang perjalanan ke Manchester.
Pelatih Madrid menempatkan kapten Dani Carvajal di posisi bek kanan dan mengistirahatkan Trent Alexander-Arnold, sementara gelandang muda Thiago Pitarch memulai laga untuk kesekian kalinya berturut-turut.
Madrid masih kehilangan banyak pemain inti yang cedera seperti Jude Bellingham dan Rodrygo Goes, sementara penyerang Prancis Kylian Mbappe kemungkinan bisa kembali dari cedera lutut minggu depan.
Elche yang berada di peringkat 17h menelan kekalahan ke-11 beruntun di liga dan berpotensi terjun ke zona degradasi akhir pekan ini.
Kesabaran dan Gol-gol
Madrid datang dengan moral tinggi usai mengalahkan City, meski Elche sempat menunjukkan perlawanan awal, tapi secara bertahap mereka dibongkar.
Setelah Dituro menyelamatkan tendangan bebas Valverde, Elche gagal membersihkan bola pantul dengan baik, dan bek tengah Jerman Rudiger melepaskan tembakan keras di menit ke-39.
Valverde menambah gol kedua sebelum turun minum, dengan tenang membuka ruang di tepi kotak penalti dan mengarahkan bola ke sudut atas untuk gol kelimanya dalam tiga laga terakhir.
Madrid mengendalikan permainan dengan mudah, dan Arbeloa yang pernah melatih di level muda klub itu memasukkan beberapa pemain belia, termasuk Daniel Yanez. Sayap berusia 18 tahun itu mengirim umpan silang akurat untuk gol ketiga yang disundul Huijsen.
"Yanez dan (Diego) Aguado adalah dua pemain pertama yang saya latih saat mereka berusia 13 atau 14 tahun, bisa memainkan mereka di Bernabeu adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi saya," kata Arbeloa.
Salah satu pemain pengganti Madrid, Manuel Angel, justru mencetak gol bunuh diri saat berusaha memotong bola lima menit sebelum akhir.
Namun Guler mengembalikan keunggulan Madrid dengan sentuhan kelas dari area pertahanan sendiri, tembakannya melayang tinggi melewati Dituro yang berlari mundur dengan sia-sia.