Gol Spektakuler Kostoulas Selamatkan Hasil Imbang Brighton Usai Kontroversi Penalti
Charalampos Kostoulas mencetak penyeimbang telat yang luar biasa saat Brighton bertahan dari penalti kontroversial Marcus Tavernier untuk meraih hasil imbang 1-1 melawan Bournemouth pada Senin malam.
Kostoulas berhasil mencetak gol dengan tendangan salto akrobatik brilian di menit tambahan waktu di Stadion Amex setelah Bournemouth unggul berkat gol mencurigakan Tavernier di babak pertama.
Bournemouth mengambil alih keunggulan dalam derby pantai selatan ketika wasit Paul Tierney membatalkan keputusannya untuk mengkartu kuning Amine Adli karena diving setelah tantangan dari kiper Brighton Bart Verbruggen.
Wasit VAR Jarred Gillett menyuruh Tierney memeriksa monitor sisi lapangan dan wasit itu setuju untuk membatalkan kartu kuning tersebut dengan memberikan tendangan penalti yang kemudian dikonversi oleh Tavernier.
Namun saat Bournemouth hampir meraih kemenangan pertama mereka sebagai tim tamu dalam 10 pertandingan di semua kompetisi Kostoulas remaja asal Yunani itu tampil heroik dengan gol keduanya sejak bergabung dari Olympiakos pada Juli.
Bournemouth kini telah kebobolan 12 gol dalam 15 menit terakhir babak kedua tidak ada tim yang kebobolan lebih banyak di Liga Premier musim ini.
Gol penyeimbang dramatis Kostoulas membuat Brighton unggul tiga poin atas Bournemouth di papan tengah.
"Sulit berbicara dengan wasit Mereka selalu punya pendapat sendiri" kata pelatih Brighton Fabian Hurzeler mengenai penalti itu.
"Sentuhan dan kontak tidak cukup dan itulah yang dikatakan wasit kepada kami sebelum awal musim Tapi di momen tertentu mereka tidak melakukannya itu fakta dan kami harus menerima"
Pelatih Bournemouth Andoni Iraola menambahkan "Di akhir kami sedang berada di fase musim di mana segalanya melawan kami Kami tidak punya sedikit keberuntungan yang dibutuhkan
"Mereka mencetak gol luar biasa tendangan salto ke sudut atas dan kami berakhir dengan satu poin.
"Sungguh sayang karena para pemain telah berusaha luar biasa Mereka kelelahan di akhir"
Bournemouth mengambil keunggulan dengan cara kontroversial pada menit ke-32.
Adli awalnya mendapat kartu kuning karena diving saat Verbruggen terjatuh di dekat kakinya di area penalti.
Namun Tierney disuruh memeriksa monitor sisi lapangan dan wasit itu membatalkan kartu kuning tersebut dengan memberikan penalti untuk Bournemouth karena kontak dari kaki Verbruggen ke paha Adli.
Suporter Brighton yang marah meneriakkan "kamu tidak layak jadi wasit" kepada Tierney tapi Tavernier mengabaikan keributan itu saat ia menendang penalti melewati Verbruggen.
Sayap Brighton Kaoru Mitoma tampil dalam penampilan ke-100nya di Liga Premier menjadi pemain Jepang ketiga yang mencapai tonggak itu setelah Maya Yoshida dan Shinji Okazaki.
Gol berusia 28 tahun itu meraih hasil imbang di Manchester City pada laga liga terakhir Brighton dan ia hampir mencetak gol dengan tembakan melengkung yang melambung di awal babak kedua.
Bek Brighton Lewis Dunk menyundul bola sia-sia ke sisi lapangan sebelum tembakan Yankuba Minteh ditepis dengan baik oleh Djordje Petrovic.
Tapi tim Hurzeler terus menekan dan merebut penyeimbang di menit pertama waktu tambahan.
Jan Paul van Hecke menjatuhkan bola ke Kostoulas dan penyerang berusia 19 tahun itu mengontrol bola dengan dada sebelum mengirim tendangan sepeda brilian melewati Petrovic dari jarak 10 meter.