Gol Penentu Barcola Membawa PSG Kembali ke Puncak Meski Kurang Kepercayaan Diri
Pelatih Luis Enrique menyatakan bahwa Paris Saint-Germain tampak kurang percaya diri meskipun gol indah Bradley Barcola yang dicetak dengan tendangan chip membawa para juara kembali menempati posisi teratas Ligue 1 setelah kemenangan 1-0 di kandang Auxerre pada Jumat malam.
Sayap berusia 23 tahun itu menjadi ancaman utama saat PSG terus menekan gawang tuan rumah sepanjang 90 menit pertandingan.
Namun hingga Barcola mencetak gol 10 menit sebelum akhir, sepertinya tuan rumah akan bertahan untuk hasil imbang 0-0 melawan tamu ternama mereka untuk kedua kalinya berturut-turut, berkat penampilan kiper Auxerre Donovan Leon yang sebagian besar menginspirasi.
Luis Enrique tidak puas dengan apa yang ditampilkan timnya, meskipun kemenangan ini sementara membawa PSG kembali di atas Lens, yang bisa merebut puncak klasemen lagi dengan kemenangan di kandang Marseille yang menempati posisi ketiga pada Sabtu.
"Saya rasa itu sangat jelas, ini momen yang aneh. Kami memberi tekanan pada Lens, yang sangat penting," ujar Luis Enrique, yang tim juara Eropa miliknya baru saja kalah mengejutkan 2-1 dari Sporting Lisbon di Liga Champions pertengahan pekan.
"Kami agak kurang percaya diri dan ketepatan dalam menyelesaikan peluang, itu sulit," tambahnya.
"Para pemain bukan mesin, hari ini kami kurang akurat dalam umpan dan pergerakan bola.
"Kami bisa memperbaikinya karena semua orang tahu kualitas individu yang kami miliki di tim."
Sementara itu, Auxerre tetap terjebak di zona degradasi, berjarak enam poin dari posisi aman.
Ancaman dari Barcola
PSG memulai laga dengan sangat cepat dan hampir saja unggul tiga gol dalam 10 menit pertama.
Barcola dua kali dihadang Leon, sementara Sinaly Diomande yang meluncur memblok tembakan khususnya dari sayap Georgia, Khvicha Kvaratskhelia.
Leon kembali beraksi tepat sebelum menit ke-30 untuk menepis sundulan jarak dekat dari Goncalo Ramos.
Kiper itu juga melakukan penyelamatan ganda dengan kakinya dalam kerumunan di depan gawang untuk menghalau Kvaratskhelia dan bakat muda Ibrahim Mbaye.
Peluang terus berdatangan setelah istirahat saat Barcola melepaskan tembakan yang melenceng dan usaha Kvaratskhelia diblok tepat di sisi gawang.
Barcola juga melihat chip-nya mendarat menyedihkan di atap jaring.
Bagi Auxerre, Danny Namaso dan Lassine Sinayoko melepaskan tembakan spekulatif yang tidak mengganggu Lucas Chevalier di gawang PSG.
Barcola menjadi sumber bahaya utama dan lari cepat di sisi lapangan membuatnya mengirim umpan chip melewati Leon, yang keluar ceroboh dari kotak penalti, tapi pengganti Desire Doue entah bagaimana menyundul lepas dari gawang kosong dari dalam kotak enam yard.
Namun Barcola tidak bisa dihentikan, saat pemenang Ballon d'Or Ousmane Dembele mengirimnya lolos setelah Auxerre terjebak serangan balik usai terlalu banyak pemain maju saat sepak pojok.