Glasner Akan Meninggalkan Crystal Palace di Akhir Musim Ini

Glasner Akan Meninggalkan Crystal Palace di Akhir Musim Ini

Manajer Crystal Palace, Oliver Glasner, mengonfirmasi pada hari Jumat bahwa ia akan meninggalkan klub Liga Premier tersebut setelah kontraknya habis di akhir musim.

Pelatih asal Austria itu membawa Eagles meraih trofi besar pertama mereka dengan memenangkan Piala FA musim lalu.

Glasner, yang juga pernah juara Liga Europa bersama Eintracht Frankfurt pada 2022, dikaitkan dengan posisi pelatih di Manchester United dan Tottenham.

"Keputusan sudah diambil beberapa bulan lalu," ujar Glasner dalam konferensi pers menjelang kunjungan Palace ke Sunderland pada Sabtu.

"Saya bertemu dengan (ketua Palace) Steve (Parish) pada Oktober, saat jeda internasional.

"Kami berdiskusi panjang, dan saya bilang padanya bahwa saya tidak akan menandatangani kontrak baru."

Pelatih berusia 51 tahun itu tiba di Selhurst Park pada Februari 2024 dan membawa Palace keluar dari zona degradasi hingga finis di posisi ke-10.

Musim lalu mereka berakhir di peringkat 12, tapi menciptakan momen terhebat klub dengan mengalahkan Manchester City 1-0 di Wembley untuk mengangkat Piala FA.

Itu memastikan kualifikasi Eropa pertama dalam sejarah klub, meski mereka diturunkan dari Liga Europa ke Liga Konferensi karena pelanggaran aturan kepemilikan multi-klub.

Glasner kerap menyatakan kekecewaannya musim ini karena skuad yang terbatas, dan mereka kehabisan tenaga dalam beberapa pekan terakhir setelah awal kampanye yang cerah.

Palace tanpa kemenangan dalam sembilan laga terakhir, yang berujung pada kekalahan memalukan di Piala FA melawan Macclesfield dari kasta keenam pekan lalu.

Glasner juga mengonfirmasi bahwa kapten klub Marc Guehi hampir bergabung dengan Manchester City.

Namun, ia berjanji akan berusaha sekuat tenaga untuk meraih lebih banyak kejayaan di Liga Konferensi sebelum pergi.

"Saya hanya mencari tantangan baru," kata bos Palace itu.

"Saya belum bicara dengan klub lain, saya sudah bilang ke para pemain dan berjanji hari ini bahwa saya akan berikan yang terbaik untuk musim terbaik dalam sejarah Crystal Palace, rekor poin tertinggi sepanjang masa."