Getafe Hantam Real Madrid Picu Kerugian Besar di Perebutan Gelar La Liga

Getafe Hantam Real Madrid Picu Kerugian Besar di Perebutan Gelar La Liga

Real Madrid mengalami kekalahan merugikan 1-0 dari Getafe di kandang sendiri dalam laga La Liga pada Senin malam, yang membuat mereka tertinggal empat poin dari pemuncak klasemen Barcelona.

Skuad asuhan Alvaro Arbeloa, yang kalah lewat tendangan voli luar biasa dari Martin Satriano, mengalami kekalahan kedua beruntun di kompetisi kasta tertinggi Spanyol untuk pertama kalinya sejak 2020.

Penyerang Madrid Franco Mastantuono dikartu merah di menit tambahan waktu karena diduga protes kepada wasit, yang memperburuk malam buruk bagi Los Blancos.

"Tentu saja ini pertandingan di mana kami bisa tampil lebih baik, tapi saya rasa para pemain saya sudah berusaha dan kami punya peluang emas lebih banyak daripada mereka," ujar Arbeloa kepada wartawan.

"Namun dalam sepak bola, pantas saja tidak cukup, dan Getafe bermain sangat bagus."

Dengan bintang Prancis Kylian Mbappe berada di Prancis untuk memeriksakan cedera lututnya, Madrid mengandalkan Gonzalo Garcia di lini depan bersama bintang Brasil Vinicius Junior di Santiago Bernabeu.

Real Madrid kalah dari Osasuna akhir pekan lalu, yang memungkinkan rival Barca melampaui mereka dalam perebutan gelar, dan tim asuhan Hansi Flick memperlebar keunggulan dengan mengalahkan Villarreal secara telak pada Sabtu.

Vinicius, yang sedang on fire di 2026 setelah awal musim yang inkonsisten, menyia nyiakan peluang bagus di awal laga.

Sayap itu menerobos ke arah gawang tapi David Soria menyelamatkannya dengan kaki.

Sulap brilian ala roulette dari Arda Guler hampir membuahkan gol pembuka bagi Madrid tapi Soria menepis tembakan sang penyerang Turki itu.

Getafe sempat terganggu oleh tabrakan keras antara bek Madrid Antonio Rudiger dan Diego Rico, di mana lutut sang pemain Jerman mengenai kepala Rico.

Penyerang Uruguay Satriano memecah kebuntuan dengan tembakan indah dari pinggir kotak penalti setelah rekan senegara Mauro Arambarri menyundul bola ke jalurnya.

Soria, yang tampil apik sepanjang laga, kembali menyelamatkan tembakan Vinicius di babak kedua dan sang Brasil itu meminta dukungan lebih dari fans Madrid.

Namun tim tuan rumah tidak banyak memberikan alasan untuk bersorak, meski Rudiger nyaris menyamakan kedudukan lewat sundulan.

Tidak Ada yang Menyerah

Ini adalah penampilan kacau dari skuad Madrid yang akan bertandang ke Celta Vigo pada Jumat di La Liga, sebelum menjamu Manchester City milik Pep Guardiola di babak 16 besar Liga Champions, dengan ketidakpastian apakah Mbappe sang pencetak gol terbanyak akan fit untuk bermain. 

Di menit tambahan waktu Mastantuono diusir, tampaknya karena kata katanya kepada wasit, sebelum Getafe juga kehilangan satu pemain saat Adrian Liso menendang bola sembarangan dan mendapat kartu kuning kedua.

"Tidak ada yang menyerah di sini, ini Real Madrid, kami tidak menyerah sampai pertandingan terakhir," tambah Arbeloa.

"Empat poin adalah jarak yang bisa kami tutup dan kami akan berjuang untuk itu."

Getafe asuhan Jose Bordalas naik ke peringkat 11 dan bisa merayakan kemenangan pertama mereka di Bernabeu sejak 2008.

"Sangat sulit meraih poin saat berkunjung ke sini, saya harus memuji tim atas kerja keras di pertahanan, lalu kami mencetak gol dan bahkan bisa menambah satu lagi di akhir," kata bek Getafe Kiko Femenia.