Gelar tahun kedua 'di luar dugaan kami': Manajer Auckland Corica

Gelar tahun kedua 'di luar dugaan kami': Manajer Auckland Corica

Tim Auckland FC yang dilatih oleh mantan pelatih Sydney FC berhasil mengalahkan mantan klubnya dengan skor 1-0 di Stadion Mount Smart yang terjual habis. Kemenangan ini sekaligus menjadikan Auckland FC sebagai tim pertama dari Selandia Baru yang merebut gelar juara grand final dalam sejarah 20 tahun kompetisi.

"Saya sudah meraih segalanya bersama Sydney FC, jadi saya tidak perlu membuktikan apa pun sebagai pelatih," ujar Corica, yang sebelumnya membawa mantan klubnya menjadi juara A-League pada 2019 dan 2020.

"Yang ingin saya berikan adalah kebahagiaan bagi masyarakat Auckland karena mereka telah begitu luar biasa kepada saya dan para pemain kami selama dua tahun pertama.

"Gelar juara di musim pertama dan kemenangan grand final di tahun kedua jauh melampaui yang kami harapkan.

"Kami memiliki orang-orang yang tepat. Ini soal keyakinan dan budaya tim yang luar biasa. Semua pemain saling mendukung.

"Kami menjalani dua tahun pertama yang indah dan kami akan berusaha mengulanginya lagi musim depan."

Corica ditunjuk sebagai pelatih perdana Auckland pada akhir 2023, enam pekan setelah mengakhiri hubungan panjangnya dengan Sydney sebagai pemain dan pelatih.

Sebagai gelandang, ia pernah meraih gelar juara A-League pada 2006 dan 2010 sebelum beralih menjadi pelatih. Ia menggantikan Graham Arnold sebagai pelatih kepala pada 2018 dan membawa tim meraih gelar juara berturut-turut di dua musim pertamanya.

"Ini terasa aneh ketika kami tahu akan menghadapi Sydney di final setelah sekian lama berada di sana dan memenangkan trofi untuk mereka," katanya.

"Tapi saya suka menang. Saya ingin para pemain ini tampil memukau malam ini.

"Pertandingannya memang tidak terlalu indah, tapi mereka menunjukkan semangat yang kami harapkan. Penonton luar biasa. Senang juga bisa mengalahkan Sydney."