Galatasaray selamat dari kejutan Juventus untuk lolos tipis ke babak 16 besar Liga Champions
Galatasaray berhasil melaju ke babak 16 besar Liga Champions meskipun membuang keunggulan agregat tiga gol ketika berhadapan dengan Juventus yang hanya memiliki 10 pemain pada hari Rabu, di mana dua gol tambahan membatasi kekalahan tim Turki itu menjadi 3-2.
Victor Osimhen dan Baris Yilmaz mencetak gol di babak tambahan yang memungkinkan Galatasaray memenangkan pertarungan sengit dengan agregat 7-5 dan mengatur pertemuan dengan Liverpool atau Tottenham Hotspur di ronde berikutnya.
Penampilan terakhir Galatasaray di babak 16 besar kompetisi klub elit Eropa adalah pada 2014 dan mereka beruntung bisa lolos pada hari Rabu, meskipun Juventus harus bermain sebagian besar pertandingan dengan hanya 10 pemain.
Juventus unggul di malam itu melalui penalti Manuel Locatelli di menit ke-37 ketika Lloyd Kelly ditunjukkan kartu merah langsung yang dianggap keras tak lama setelah babak pertama usai karena mendarat dari lompatan dengan tapak sepatunya di tumit Achilles Yilmaz.
Kelly hampir tak percaya dengan matanya ketika awalnya ditunjukkan kartu kuning kedua.
Tapi ia marah besar setelah pemeriksaan di monitor sisi lapangan menyebabkan wasit Joao Pinheiro membatalkan keputusan itu dan malah menunjukkan kartu merah langsung untuk pelanggaran keras.
Bek asal Inggris itu terekam berteriak keras bahwa keputusan itu merupakan aib sementara pelatih Juventus Luciano Spalletti terlihat terpana dari pinggir lapangan.
Keputusan itu seolah membunuh peluang Juventus untuk membalikkan keadaan tapi Federico Gatti mencetak gol balasan dengan 20 menit tersisa dan 12 menit kemudian, setelah Kenan Yildiz membentur tiang dari jarak dekat, Weston McKennie menyundul bola untuk menyamakan kedudukan agregat bagi tuan rumah.
Edon Zhegrova memegang kepalanya di menit keenam babak tambahan ketika ia memukul bola terlalu lebar dari peluang emas untuk menyelesaikan pembalikan, dan Osimhen menghukum Juventus dengan menendang bola ke gawang untuk peluang terbaiknya di laga itu.
Yilmaz mengakhiri harapan Juventus untuk membawa pertarungan ke adu penalti dengan gol yang membuat penampilan Galatasaray terlihat lebih baik dari sebenarnya, mengingat klub itu telah menggelontorkan banyak uang musim panas lalu, termasuk 75 juta euro untuk membawa Osimhen dari Napoli, rival Serie A Juventus.
Wakil presiden Galatasaray Abdullah Kavukcu telah berani menyatakan dalam beberapa hari terakhir bahwa klub itu akan mendatangkan gelandang Inter Milan dan kapten Timnas Turki Hakan Calhanoglu.
Tapi penampilan mereka pada hari Rabu lebih ditandai dengan sikap sinis daripada kualitas, dengan para pemain Galatasaray berusaha sekuat tenaga untuk membuang waktu dan memancing pelanggaran ala tim Italia zaman dulu.