Frank Yakin Masih Didukung Pimpinan Spurs Usai Tersingkir di Piala FA
Thomas Frank menegaskan bahwa ia masih memperoleh dukungan dari jajaran Tottenham meskipun kekalahan di Piala FA melawan Aston Villa pada Sabtu kemarin semakin menambah tekanan pada pelatih yang sedang kesulitan ini.
Tim Frank tersingkir di babak ketiga setelah gol gol di babak pertama dari Emiliano Buendia dan Morgan Rogers membawa Villa menang 2 banding 1 di wilayah utara London.
Wilson Odobert sempat memperkecil selisih melalui penampilan yang lebih baik di babak kedua Tottenham, namun itu sudah terlambat bagi Frank.
Pelatih asal Brentford sebelumnya ini telah kalah dalam tujuh dari 13 pertandingan terakhirnya di semua kompetisi, dengan Tottenham tersingkir dari kedua piala domestik dan berada di posisi ke 14 di Liga Premier.
Mereka masih berpeluang lolos ke babak 16 besar Liga Champions tapi Frank harus berjuang agar tetap menjabat hingga akhir fase grup.
Penggemar Tottenham kembali menunjukkan ketidakpuasan mereka terhadap pelatih asal Denmark itu dengan mendesis saat peluit akhir dibunyikan.
Namun Frank yakin bahwa ia akan diberi waktu untuk memperbaiki performa buruk Tottenham.
"Saya sepenuhnya merasakan dukungan itu. Tidak ada keraguan sedikit pun. Tentu saja, kami kecewa dengan hasil ini dan kenyataan bahwa kami belum mendapatkan hasil yang lebih baik," katanya.
"Kami perlu menyusun penampilan yang lebih banyak dan lebih baik serta terus mendorong ke depan."
Ini adalah minggu yang buruk lagi bagi Frank setelah ia secara tidak sengaja membuat marah penggemar Tottenham dengan minum dari cangkir berlogo rival utara London yaitu Arsenal sebelum kalah 3 banding 2 di Bournemouth pada Rabu lalu.
Emosi memuncak setelah peluit akhir ketika penyerang Villa Ollie Watkins merayakan gol di depan gelandang Tottenham Joao Palhinha, yang bersitegang dengan pemain internasional Inggris itu, serta Morgan Rogers dan Ezri Konsa dari Villa, dalam keributan yang tidak menyenangkan.
Frank mengakui bahwa ia terluka oleh kekalahan itu tapi membela keterlibatan para pemainnya dalam pertengkaran tersebut.
"Kami semua terluka. Tidak ada yang lebih kami inginkan daripada melaju ke babak berikutnya tak peduli lawan siapa. Kami bermain di kandang, punya kesempatan bagus dan sayangnya kami gagal lolos," kata Frank.
Ditanya apakah para pemainnya mulai kehilangan kendali setelah juga bersitegang dengan penggemar Tottenham di Bournemouth, Frank menjawab: "Para pemain sudah memberikan segalanya di lapangan, kalah dalam pertandingan ketat, musim ini belum sempurna dan saya rasa Ollie sangat provokatif.
"Cara dia merayakan di depan penggemar Villa dan berjalan menghampiri Joao, dia bisa saja berjalan menghindar. Saya pikir siapa pun yang pernah bersaing tahu betapa sulitnya hal itu dan bisa memicu sesuatu."
Ia menyatakan bahwa para pemainnya punya "semangat" dan "keinginan kuat untuk tampil baik demi klub".