Frank Menyesali Pertahanan Tottenham yang Tak Termaafkan dalam Imbang Lawan Burnley

Frank Menyesali Pertahanan Tottenham yang Tak Termaafkan dalam Imbang Lawan Burnley

Pelatih Tottenham, Thomas Frank, sangat geram dengan penampilan bertahan timnya saat bermain imbang 2-2 di markas Burnley pada hari Sabtu. Hasil ini semakin membuat masa depan pria asal Denmark itu berada dalam keraguan lebih dalam.

Burnley sempat menuju kemenangan liga pertama mereka sejak Oktober, hingga Cristian Romero menyamakan kedudukan di menit ke-90 yang menyelamatkan satu poin bagi Spurs.

Micky van de Ven sempat membawa Tottenham unggul pada babak pertama yang didominasi tamu di Turf Moor.

Tapi Frank sangat marah dengan cara gol penyeimbang Axel Tuanzebe dicetak tepat sebelum turun minum, serta gol kedua Lyle Foster untuk Clarets 14 menit sebelum akhir.

"Kami tidak boleh, sekali pun, membiarkan gol seperti itu tepat sebelum babak pertama usai," ujar Frank.

"Babak kedua berlangsung lebih sengit bolak-balik, kami tidak sepenuhnya menguasai. Saya rasa kami kurang baik menangani periode itu.

"Kemudian kami kebobolan lagi dengan cara buruk, sesuatu yang seharusnya tidak terjadi. Kami tidak boleh begitu terbuka.

"Setelah itu kami menunjukkan akhir kuat dengan karakter tangguh melalui beberapa pergantian pemain menyerang untuk meraih gol penyeimbang. Kami punya tiga atau empat peluang besar dan berhasil memanfaatkan satu di antaranya."

Satu poin ini mengangkat Tottenham ke peringkat 13 klasemen, tapi mereka hanya menang dua kali dari 14 laga Premier League terakhir.

Kemenangan 2-0 atas Borussia Dortmund di Liga Champions pada Selasa malam memberi Frank sedikit ruang bernapas setelah spekulasi bahwa jabatannya terancam segera.

Namun, posisinya bakal lebih dipertanyakan dengan harapan Spurs lolos ke kompetisi Eropa musim depan yang semakin pudar.

"Satu-satunya cara adalah tetap tenang, lanjutkan, dan terus lakukan apa yang kami yakini benar," tambah mantan pelatih Brentford itu soal tekanan yang semakin meningkat padanya.

"Lihat pertandingan hari ini. Kami sudah lakukan lebih dari cukup untuk menang, kami hanya perlu bertahan lebih baik di dua momen krusial.

"Dan tentu saja, cetak satu gol lagi yang bisa jadi penentu di skor 1-0."