Frank melancarkan seruan semangat untuk Tottenham yang putus asa
Thomas Frank menyatakan pada hari Senin bahwa Tottenham harus menyadari betapa seriusnya keadaan mereka untuk memutus rangkaian tujuh laga tanpa kemenangan di Premier League ketika berhadapan dengan Newcastle pada hari Selasa.
Spurs berada hanya enam poin di atas zona degradasi di peringkat ke-15.
Frank sejauh ini masih mendapat kesempatan dari dewan klub namun ia tidak meremehkan rasa putus asa timnya untuk meraih kemenangan kandang ketiga di liga musim ini.
"Tidak ada keraguan bahwa kami sangat ingin meraih kemenangan," ujar orang Denmark itu dalam konferensi pers pra-pertandingan.
"Anda harus merasa putus asa. Jika tidak putus asa berarti Anda tidak memahami situasi yang sedang dihadapi yaitu belum cukup memenangkan laga dan perlu meraih kemenangan dalam sepak bola.
"Itulah yang kami inginkan untuk para penggemar untuk tim untuk klub."
Frank menghadapi seruan berulang untuk mundur dari dukungan Tottenham yang kecewa selama musim pertama yang buruk di bawah kepemimpinannya.
Namun dengan skuad yang dilanda cedera ia memohon kepada para pendukung agar memberikan dorongan yang diperlukan untuk menghilangkan kekhawatiran akan pertarungan degradasi.
"Saat situasi tidak berjalan lancar Anda justru lebih membutuhkan para penggemar," tambah Frank. "Kami sangat membutuhkan dukungan penggemar besok untuk mendukung tim."
Sudah kekurangan pilihan Frank kini akan kehilangan kapten Cristian Romero selama empat laga setelah ia dikartu merah dalam kekalahan 2-0 dari Manchester United pada hari Minggu.
Destiny Udogie juga mengalami cedera hamstring dalam laga itu yang akan membuatnya absen hingga lima pekan.
Romero menuai kritik karena menerima kartu merah keenam dalam kariernya di Tottenham hanya beberapa hari setelah ia secara terbuka mengkritik dewan klub karena kurang memberikan bantuan bagi skuad di bursa transfer.
Tapi Frank membela catatan disiplin sang pemain internasional Argentina.
"Ketika Anda memiliki pemain yang bermain dengan penuh semangat dan agresivitas hal seperti itu bisa terjadi," ujar mantan pelatih Brentford.
"Itu bukan berarti ia tidak perlu belajar darinya. Tentu saja ia harus belajar untuk ke depannya."