Embolo Pertahankan Penampilan Gemilang Saat Rennes Hancurkan Strasbourg 3-0

Embolo Pertahankan Penampilan Gemilang Saat Rennes Hancurkan Strasbourg 3-0

Tanpa kekalahan dalam empat laga kandang Liga sebelumnya Strasbourg memulai lebih kuat dan seharusnya membuka skor pada menit ke-15 dengan peluang jelas pertama dalam pertandingan.

Pinjamam Chelsea David Datro Fofana menerobos ke arah gawang dan melewati kiper namun ia kehilangan ketenangan dan melepas tendangan lemah ke arah Abdelhamid Ait Boudlal yang mundur yang melakukan sepakanoan garis gawang tepat waktu.

Itu momen krusial di babak pertama karena tim tamu segera mengambil alih kendali menciptakan banyak peluang.

Musa Al-Taamari terlihat sangat berbahaya untuk Rennes dengan kecepatannya tapi Mike Penders mampu menahan usahanya setelah ledakan kecepatan hebat membuka peluang tembakan. Meskipun babak pertama mengesankan Penders bersalah atas gol pembuka karena tendangan keluar buruk langsung ke Sebastian Szymanski.

Gelandang Polandia itu bertindak cepat untuk mengalihkan bola ke Esteban Lepaul yang menemukan sudut bawah untuk gol ke-17nya di Ligue 1 musim ini.

Penders menebusnya dengan penyelamatan ganda kuat untuk menolak Al-Taamari dan Ludovic Blas tapi tuan rumah masuk istirahat dengan tertinggal secara pantas.

Bukan mencari balasan cepat setelah jeda skuad Gary O'Neil justru runtuh cepat saat kebobolan dua gol beruntun. Yang pertama Lepaul berbalik penyedia saat sundulannya yang dikepal ke arah gawang mungkin sudah masuk tapi Breel Embolo memastikan dengan menepuk bola di garis gawang.

Kurang dari dua menit kemudian skor menjadi 3-0 dengan Al-Taamari akhirnya mendapat upah dengan penyelesaian klinis setelah diselipkan ke gawang oleh umpan tajam dari Blas.

Butuh reaksi Strasbourg melakukan tiga pergantian pemain tepat sebelum menit ke-60 dan hampir kembali ke permainan saat Martial Godo membentur tiang dengan tendangan voli salah arah.

Pada akhirnya mereka tidak bisa kembali ke permainan dan tiga poin membawa Rennes hanya satu poin dari Lille di posisi ketiga semakin memicu perburuan mereka untuk sepakbola UEFA Champions League musim depan.

Kekalahan ini semakin mengkhuskan Strasbourg ke finis tengah tabel karena mereka tetap delapan poin di luar enam besar mungkin memungkinkan fokus lebih pada kampanye UECL mereka.