EKSKLUSIF Silvestre Sebut Mourinho Hanya Satu Kekalahan Lagi Menuju Krisis di Real Madrid
Kekalahan 2-0 Madrid dari Barcelona pada akhir pekan lalu di laga El Clasico membuat rival utama mereka dinobatkan sebagai juara LaLiga dan memastikan klub tersebut akan tanpa trofi selama dua musim berturut-turut untuk pertama kalinya dalam 20 tahun.
Musim yang Sulit Dilupakan
Raksasa Spanyol ini jelas sedang retak karena para pemain kunci bertengkar saat latihan, pemain terbaik mereka yakni Kylian Mbappe mendapat cercaan dan kebencian dari fans, serta presiden Florentino Perez menolak mundur dari jabatannya.
Dalam wawancara dengan Tribal Football melalui Betpack, Silvestre membahas panjang lebar situasi kacau di Madrid dan bagaimana antusiasme yang ditunjukkan terhadap kondisi buruk ini justru bisa menjadi pertanda positif.
Jika tidak ada reaksi apa pun setelah musim yang buruk tanpa trofi, itu baru benar-benar mengkhawatirkan. Jadi, kami melihat masih ada semangat hidup dan orang-orang yang peduli, meski mereka saling serang karena tidak puas dengan jalannya tim.
Mereka hanya perlu menyelesaikan masalah itu dan memulai musim depan dengan semangat tim yang solid serta bergerak ke arah yang sama.
Ini benar-benar kekacauan total, mereka kalah dari Barca dan ya, musim ini memang yang ingin mereka lupakan. Maksud saya, mereka harus merefleksikan apa yang terjadi dan mengambil pelajaran. Soal trofi, nol sama sekali.
Mourinho Hanya Satu Kekalahan dari Drama
Sementara Madrid mencari jalan keluar, perhatian beralih ke mantan pelatih mereka Jose Mourinho yang meski sukses di masa lalu, belum memenangkan gelar liga selama 11 tahun dan telah dipecat atau dikeluarkan dari lima dari enam pekerjaan terakhirnya.
Mourinho meraih LaLiga, Copa del Rey, dan Spanish Super Cup saat menangani Madrid dari 2010 hingga 2013 dan jelas menjadi favorit untuk menggantikan Alvaro Arbeloa dalam beberapa bulan mendatang.
Pembicaraan akhir mengenai masa jabatan keduanya kini sedang berlangsung menurut laporan karena hubungan eratnya dengan Perez memperlancar negosiasi. Membalikkan keadaan tim Madrid ini akan menjadi tugas berat tapi jika ada yang bisa, itu Mourinho.
Silvestre berbicara tentang manajer legendaris itu yang menurutnya akan selalu berada di ambang pemecatan atau melepaskan ketegangan lebih lanjut di antara sekelompok pemain yang sudah frustrasi.
Ini situasi yang aneh, tapi Jose Mourinho paham betul klub ini dan Florentino Perez juga mengenalnya dengan baik. Itu pasti cocok dengan apa yang mereka butuhkan sekarang, karena ada banyak masalah di lapangan dan di luar lapangan.
Dia punya karisma dan pemahaman mendalam tentang esensi Real Madrid. Namun, akan menarik melihat apa yang terjadi antara dia dan Vinicius Junior setelah pernyataannya yang tidak pantas saat berada di pinggir lapangan pada laga Benfica melawan Real Madrid.
Anda butuh karakter kuat untuk mengelola tim ini dan menghadapi tekanan dari fans serta media. Anda hanya selangkah dari skandal atau krisis setelah satu kekalahan saja.
Saya rasa tidak akan ada masalah antara Mourinho dan Kylian Mbappe, karena pada akhirnya keduanya ingin memenangkan trofi. Itulah alasan mereka berprestasi di Madrid. Itulah mengapa mereka bergabung dengan Madrid, untuk ekspektasi itu, tapi juga keinginan tampil di panggung besar dengan tekanan tersebut.
Itulah yang membuat mereka bersinar, jadi saya pikir mereka akan menemukan kesamaan dan bekerja sama dengan baik.