Dua Gol Dumfries Membantu Inter Menang Tipis dalam Pertandingan Heboh Tujuh Gol Lawan Como untuk Unggul Sembilan Poin

Dua Gol Dumfries Membantu Inter Menang Tipis dalam Pertandingan Heboh Tujuh Gol Lawan Como untuk Unggul Sembilan Poin

Nerazzurri melakukan perjalanan singkat ke utara dengan tujuan mengambil langkah besar untuk merebut kembali Scudetto setelah Napoli bermain imbang dengan Parma lebih awal hari Minggu. Como punya ambisi tinggi sendiri untuk mengamankan kualifikasi ke UEFA Champions League untuk pertama kalinya dan mereka yang lebih banyak melakukan serangan awal dengan Denzel Dumfries dan Francesco Acerbi melakukan blok cerdas di detik terakhir untuk menghentikan tembakan dari Anastasios Douvikas dan Alex Valle.

Ini menjadi pertanda apa yang akan datang karena Stadio Giuseppe Sinigaglia bergemuruh kegirangan saat Valle membuka skor di menit ke 36. Bek sayap itu mencetak gol pertamanya di level senior dengan menyelesaikan bola longgar secara klinis setelah Yann Sommer menepis tembakan awal Nico Paz ke jalur pemain Spanyol tersebut.

Paz menambahkan namanya ke daftar pencetak gol tepat sebelum babak pertama usai saat sang Argentina mengontrol umpan panjang dari Jean Butez membuka ruang dan melepaskan tendangan kaki kiri brilian yang mengenai tiang dan masuk.

Namun Inter memiliki kata terakhir di akhir babak yang menarik ketika Marcus Thuram memangkas defisit dengan penyelesaian improvisasi apik pertama kali dari umpan silang Nicolo Barella.

Como menjadi arsitek kehancuran mereka sendiri saat Thuram mencetak lagi hanya empat menit setelah babak kedua dimulai untuk menghapus keunggulan dua gol mereka. Barella lagi lagi menjadi penyedia umpan dengan bola tepat ke jalur pemain Prancis itu yang secara klinis melambungkan bola melewati Butez saat kiper itu terjebak di luar kotak penalti.

Komat comeback luar biasa selesai hanya dua menit sebelum menit ke 60 ketika Dumfries menyundul bola dari tendangan bebas Hakan Calhanoglu di tiang jauh sebagai tamu menunjukkan karakter juara terpilih.

Tuang rumah tidak mau menerima nasib mereka dengan Sommer melakukan pekerjaan bagus untuk menepis set piece sulit dari Paz.

Namun yang krusial tim Cristian Chivu mencetak lagi untuk merontokkan semangat tim Cesc Fabregas. Manuel Akanji menjatuhkan umpan mencari Calhanoglu dan membiarkan Dumfries melepaskan tembakan keduanya serta gol keempat Inter secara efektif mengamankan tiga poin.

Biancoblu akan memiliki kata terakhir meski saat Lucas Da Cunha mengeksekusi penalti dengan Ange Yoan Bonny dihukum karena tantangan pada Paz.

Kemenangan ini terasa mengancam bagi pasukan Chivu yang tampak kembali ke jalur untuk mengejar gelar ke 21 di liga atas setelah mengamankan kemenangan ke 10 dari 12 pertandingan tandang liga sebelumnya.

Sementara itu hasil ini mengakhiri rentetan delapan pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi untuk Como (M5 S3) yang melewatkan kesempatan naik ke empat besar setelah menyerah pada kekalahan keenam di liga musim ini.