Dowman Cetak Sejarah Saat Arsenal Gol Akhir Waktu Chelsea Tumbang

Dowman Cetak Sejarah Saat Arsenal Gol Akhir Waktu Chelsea Tumbang

Arsenal maju selangkah lagi menuju gelar Premier League karena Max Dowman menjadi pencetak gol termuda sepanjang sejarah kompetisi itu dalam kemenangan dramatis 2-0 atas Everton, sementara ambisi Chelsea untuk finis di empat besar terganjal setelah kalah 1-0 dari Newcastle pada Sabtu.

Skuad Mikel Arteta kesulitan menembus pertahanan Everton yang tangguh hingga menit akhir di Stadion Emirates.

Namun penyerang Swedia Viktor Gyokeres akhirnya berhasil membuka jalan pada menit ke-89, dengan bantuan dari kiper Everton Jordan Pickford.

Pickford sepenuhnya gagal menangkap umpan silang Dowman dan Piero Hincapie menyundul bola kembali ke kotak penalti enam yard untuk Gyokeres menyundul ke gawang kosong.

Sorak sorai kegilaan di lapangan dan tribun menekankan pentingnya kemenangan liga keempat berturut turut Arsenal.

Masih ada waktu bagi Dowman untuk berlari sepanjang lapangan dan menendang bola masuk dengan Pickford tidak terlihat setelah maju untuk tendangan sudut Everton yang berakhir dengan serangan balik cepat Arsenal di detik detik akhir.

Dowman yang baru berusia 16 tahun adalah pencetak gol termuda dalam sejarah Premier League, sekaligus pencetak gol termuda Arsenal.

The Gunners kini unggul 10 poin dari Manchester City di posisi kedua, yang akan bertanding melawan West Ham di Stadion London pada laga akhir hari itu.

Arsenal yang belum meraih trofi sejak 2020 sedang memburu gelar liga Inggris pertama dalam 22 tahun.

Tim peraih quadruple itu beruntung mengalahkan Everton meski penampilan mereka kurang koheren, menambah kesan bahwa mereka bisa menjadi juara paling kurang menarik secara gaya dalam ingatan baru baru ini jika berhasil meraih mahkota.

Tapi Arteta dan rekan rekannya tidak peduli soal itu menjelang pekan besar.

The Gunners punya leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Bayer Leverkusen minggu depan dengan agregat imbang 1-1 sebelum menuju Wembley untuk final Piala Liga melawan City.

Arsenal tidak bertanding lagi di liga hingga 11 April saat menghadapi Bournemouth.

Chelsea Goyah

Pertemuan City dengan West Ham adalah yang pertama dari dua laga tunda mereka melawan Arsenal, dengan pasukan Pep Guardiola juga akan menjamu pemuncak klasemen di bulan April.

City harus bangkit dari kekalahan leg pertama babak 16 besar Liga Champions di kandang Real Madrid dalam pertandingan yang krusial di kedua ujung tabel.

West Ham berada di zona degradasi tapi bisa melompati Nottingham Forest dan Tottenham jika menang atas City.

Chelsea di posisi kelima dikalahkan gol Anthony Gordon di Stamford Bridge untuk menutup pekan yang menyakitkan.

Dihajar 5-2 oleh Paris Saint Germain di leg pertama babak 16 besar, skuat Liam Rosenior kebobolan pada menit ke-18 ketika umpan Tino Livramento memungkinkan Joe Willock lolos dan menyediakan bola untuk Gordon menyelesaikan dengan tenang.

Chelsea tertinggal tiga poin dari Aston Villa dan Manchester United meski sudah main lebih banyak satu laga dibanding rival empat besar mereka.

Brighton menang 1-0 atas Sunderland untuk naik ke paruh atas Premier League, sementara Burnley di posisi kedua dari bawah imbang 0-0 dengan Bournemouth.

Sunderland tak terkalahkan di 11 laga kandang pertama mereka kembali ke kasta tertinggi tapi kini kalah tiga kali berturut di Stadion of Light dan turun ke peringkat 12.

Yankuba Minteh mencetak satu satunya gol ketika tembakannya entah bagaimana lolos melewati kiper Melker Ellborg di tiang dekat.

Brighton naik di atas Black Cats berdasarkan selisih gol dan ke posisi 10.

Seri di Turf Moor tidak banyak membantu kedua tim karena Burnley semakin dekat dengan degradasi dan Bournemouth gagal mendekati posisi Eropa.

The Clarets tertinggal delapan poin dari zona aman dengan delapan laga tersisa.

Bournemouth tetap di peringkat kesembilan, tiga poin di belakang Brentford yang kemungkinan mengamankan spot Eropa terakhir di posisi ketujuh.