Pelatih Dortmund sebut Inter Milan lebih baik di bawah asuhan Chivu

Pelatih Dortmund sebut Inter Milan lebih baik di bawah asuhan Chivu

Pelatih Borussia Dortmund Niko Kovac menyatakan bahwa Inter Milan finalis tahun 2023 dan 2025 yang akan dihadapi timnya di Liga Champions pada hari Rabu ini tampil lebih baik di bawah kepemimpinan pelatih Cristian Chivu.

Menurut Kovac Inter Milan versi Chivu yang sudah unggul lima poin di Serie A ini mempertahankan elemen terbaik dari sepak bola Italia tradisional sambil menampilkan ancaman gaya modern.

Inter Milan tampil mengesankan dalam perjalanan ke final musim lalu di bawah Simone Inzaghi tetapi hancur ditumbangkan Paris Saint Germain dengan kekalahan 5 0 di Munich.

Dulu mereka mendominasi penguasaan bola tapi kini mereka sudah beradaptasi dan menambahkan permainan transisi yang sangat cepat. Kita harus waspada terhadap hal ini ujar Kovac.

Biasanya orang bilang pemain Italia bermain dengan umpan pendek mereka teknis tapi agak lambat namun saat ini Inter ini sangat dinamis dan modern.

Dortmund mengumpulkan 11 poin di Liga Champions satu poin di bawah pemuncak Serie A menjelang laga fase liga terakhir mereka.

Kedua tim berpotensi lolos langsung ke babak 16 besar dan menghindari play off dengan kemenangan meskipun Dortmund memerlukan beberapa hasil lain yang menguntungkan.

Dortmund finis sebagai runner up Liga Champions dua tahun lalu sementara Inter juga mencapai final pada 2023 kalah dari Manchester City.

Anda bisa lihat bahwa mereka sudah bersama selama beberapa tahun dan semua orang tahu apa yang dilakukan rekan setimnya kata Kovac. 

Niklas Suele dan Marcel Sabitzer dari Dortmund cedera sementara pinjaman dari Chelsea Aaron Anselmino dipanggil kembali oleh klub induknya pada Senin.

Chivu mengonfirmasi laporan bahwa gelandang Nicolo Barella absen karena cedera otot tapi penyerang Lautaro Martinez kemungkinan besar akan bermain. 

Nicolo mengalami ketegangan otot jadi kami tidak memanggilnya. Dia akan menjalani tes tapi kami harap itu hanya kelelahan. Lautaro tak pernah mau istirahat dan kami juga tak pernah ingin kehilangan pemain kami kata Chivu kepada wartawan. 

Inter memulai kampanye Liga Champions mereka dengan empat kemenangan beruntun tapi kalah di tiga laga terakhir dari raksasa Atletico Madrid Arsenal dan Liverpool. 

Kami menghadapi tim yang sedang on fire yang jarang kalah di kandang ujar Chivu. Dortmund hanya kalah sekali dari 21 laga Liga Champions kandang terakhir mereka.

Semua orang bekerja keras untuk meningkatkan performa sejak saya datang tambah Chivu.

Mereka semua tampil baik memang ada pasang surut tapi kami selalu punya reaksi hebat.