De Bruyne mencetak gol krusial saat Napoli menghancurkan Cremonese dan tunda pesta juara Inter
Skuad Antonio Conte jelas haus menebus kekalahan kandang pertama mereka di Serie A akhir pekan lalu. Pertahanan Cremonese langsung dibuat kewalahan sejak menit awal.
Setelah baru dua menit berlalu, tuan rumah melepaskan beberapa peluang emas. Pertama, Emil Audero melakukan penyelamatan gemilang untuk menghalau Scott McTominay. Lalu, Rasmus Hojlund melepaskan tembakan melambung tipis di atas mistar gawang meski berada di posisi ideal.
Namun, Napoli berhasil membuka keunggulan hanya semenit kemudian berkat tendangan jarak 20 meter apik dari McTominay. Itu menjadi gol ke sembilan dirinya di kompetisi ini musim ini.
Tuan rumah terus mendominasi jalannya babak pertama. Tak ada yang terkejut ketika Azzurri menggandakan kelebihan mereka menjelang turun minum. Usaha Hojlund yang terpantul keras justru menggelinding masuk ke sudut bawah gawang.
Kondisi semakin buruk bagi tim Marco Giampaolo sebelum jeda. Napoli menambah gol ketiga segera setelahnya.
McTominay secara akrobatik mempertahankan bola agar tetap di lapangan dengan cara luar biasa. Lalu Kevin De Bruyne merebut bola dari Youssef Maleh dan mengirimnya melewati Audero dari jarak dekat. Suporter tuan rumah pun bertepuk tangan gembira.
Kemenangan hampir pasti terkunci hanya tujuh menit di babak kedua. Tuan rumah mencetak gol keempat lewat serangan balik kilat.
Alisson Santos menerima umpan dari kiper Vanja Milinkovic-Savic di area sendiri. Ia kemudian menggiring bola melewati pertahanan tengah Cremonese dalam lari gemilang, sebelum menendang bola masuk seolah sedang latihan.
Dengan pertandingan sudah aman, dominasi satu arah berlanjut hingga peluit akhir. Audero melakukan penyelamatan hebat untuk menghentikan Billy Gilmour yang masuk sebagai pengganti. Sementara sundulan Amir Rrahmani menghantam tiang gawang.
Tim Conte kemudian mendapat penalti akibat pelanggaran tangan saat tersisa kurang dari 10 menit. Tendangan McTominay kurang kuat dan ditepis. Tapi itu tak masalah, kerusakan sudah telanjur terjadi.
Napoli naik ke peringkat kedua klasemen Serie A berkat kemenangan telak ini. Meski begitu, juara bertahan masih tertinggal sembilan poin dari pemuncak Inter Milan yang punya laga sisa.
Sementara itu, performa buruk Cremonese membuat mereka terjebak dalam perebutan bertahan dari degradasi. Dengan hanya satu kemenangan dari 20 laga terakhir, La Cremo bertahan di atas zona merah berkat catatan head-to-head lebih baik lawan US Lecce.