David Raya Nilai Spanyol Berada di Tangan yang Aman di Tengah Persaingan Tiga Penjaga Gawang
Musim yang gemilang dijalani David Raya bersama Arsenal, membantu The Gunners meraih gelar Premier League pertama dalam 22 tahun dan mencapai final Liga Champions.
Joan Garcia juga tampil cemerlang saat Barcelona memenangkan La Liga, namun ia dilaporkan akan tersisih karena Unai Simon diperkirakan menjadi starter.
Penjaga gawang Athletic Club itu telah menjadi kiper utama Spanyol dalam tiga turnamen besar terakhir, termasuk saat La Roja memenangkan Euro 2024.
"Saya rasa Spanyol aman di tangan siapa pun yang bermain," ujar Raya dalam konferensi pers pada Sabtu di pusat pelatihan Spanyol di Chattanooga.
"Sejak Unai melakukan debut, ia tampil di level yang sangat tinggi. Kami telah memenangkan Nations League dan Euro bersamanya, dan ia adalah kiper hebat yang memberikan kami gelar-gelar tersebut."
Raya yang berusia 30 tahun telah menghabiskan sebagian besar kariernya di Inggris.
Ia pindah ke Blackburn saat remaja dan menjalani masa pinjaman di Southport yang berada di divisi enam sebelum namanya terkenal di Premier League bersama Brentford.
Dalam tiga tahun di Arsenal, ia meraih penghargaan Sarung Tangan Emas untuk jumlah clean sheet terbanyak di Premier League setiap musim.
Namun, banyak perdebatan di negara asalnya lebih berfokus pada apakah Garcia harus dipilih di atas Simon daripada Raya.
"Saya sudah lama berada di luar negeri dan saya ingat pertama kali datang ke tim nasional, kadang mereka bertanya siapa saya," tambahnya terkait apakah ia kerap diabaikan di Spanyol.
"Saya melakukan pekerjaan saya untuk klub agar menjadi yang terbaik dan bisa mewakili negara saya, yang merupakan hal terpenting. Saya di sini untuk membantu tim sebanyak mungkin dan meraih bintang kedua (Piala Dunia)."
Tidak banyak lagi yang bisa dilakukan Raya untuk meyakinkan De la Fuente setelah musim yang menakjubkan di level klub.
Selain mengakhiri penantian panjang untuk memenangkan Premier League, anak asuh Mikel Arteta juga mencapai final Liga Champions pertama dalam 20 tahun, namun kekalahan melalui adu penalti dari Paris Saint-Germain menggagalkan peluang mereka menjadi juara Eropa untuk pertama kalinya.
"Secara pribadi, saya pikir ini adalah musim yang sangat sukses, dan secara kolektif sangat spektakuler," ujarnya.
"Kami berhasil memenangkan Premier League yang sangat dinantikan oleh para penggemar dan klub. Musim ini luar biasa, dan saya juga sangat puas dengan penampilan saya."
Spanyol memulai kampanye Piala Dunia mereka melawan Cape Verde di Atlanta pada hari Senin, sebelum juga menghadapi Arab Saudi dan Uruguay di Grup H.