Crystal Palace Berjuang Melewati AEK Larnaca Lewat Perpanjangan Waktu Menuju Perempat Final Liga Konferensi

Crystal Palace Berjuang Melewati AEK Larnaca Lewat Perpanjangan Waktu Menuju Perempat Final Liga Konferensi

Pertahanan Imanol Idiakez memasuki pertandingan ini hanya kebobolan sekali di kompetisi ini dengan catatan termasuk 180 menit tanpa gol untuk Palace. Rekor bangga Larnaca harus menahan tekanan awal ketika Ismaïla Sarr mengirim tembakan pertama ke sisi jaring.

Mereka akhirnya kebobolan pada menit ke-14 ketika Sarr berlari ke belakang untuk menangkap umpan terpantul dari Adam Wharton sebelum menyentuh bola melewati Zlatan Alomerovic dan mendorongnya ke gawang.

Elang tetap menguasai permainan dan sempat berpikir mencetak gol kedua hanya delapan menit kemudian tapi Sarr sedikit offside saat menyundul umpan silang dalam dari Daichi Kamada lalu Chris Richards menyundul melebar dari umpan silangnya yang melayang.

Sementara Kuning-Hijau berusaha menyerang balik Riad Bajic menyambut umpan silang Angel Garcia tapi sundulannya langsung ke Walter Benitez sebelum Dorde Ivanovic memanfaatkan peluang bagus untuk menggiring bola ke dalam tapi tembakannya melambung jauh.

Namun Maxence Lacroix masih memaksa Alomerovic melakukan penyelamatan ganda menjelang jeda dan Palace terus menimbulkan ancaman setelahnya.

Sarr menghantam tembakan ke Evann Guessand dan Kamada melewatkan gawang sementara Jorgen Strand Larsen gagal memanfaatkan posisi bagus karena sentuhan buruk.

Kegagalan itu dibalas tepat setelah menit ke-60 ketika Enric Saborit bangkit tegas untuk menyambut tendangan sudut Marcus Rohden dan menyundul bola ke sudut bawah gawang.

Alomerovic melakukan penyelamatan ganda untuk menghalau Wharton dan Daniel Munoz saat tim tamu mencari balasan dan hanya 11 menit setelah menyamakan kedudukan Saborit dikartu merah karena kartu kuning keduanya keduanya karena menarik Sarr.

Sarr kemudian menyia-nyiakan peluang emas dari umpan silang potong Munoz sebelum sundulannya dibersihkan dari garis gawang saat pertandingan dipaksa masuk perpanjangan waktu di mana Sarr kecewa lagi setelah sundulannya terlalu kuat ketika akhirnya ditemukan oleh umpan melayang Yeremy Pino.

Tapi kekecewaan itu akhirnya hilang pada menit ke-99 ketika Sarr mengarahkan umpan silang cepat Kamada melewati Alomerovic dengan tembakan pertama yang klinis.

Sarr dan Strand Larsen sama-sama mengenai tiang gawang saat Elang mencari gol ketiga penentu tapi tuan rumah tidak bisa menguji Benitez saat Palace meraih kemenangan pertama dari tiga pertandingan terakhir di semua kompetisi untuk mengatur perempat final UECL melawan Fiorentina.

Untuk menambah nada memalukan pada eliminasi Larnaca ada benda-benda dilempar dari suporter tuan rumah di akhir dan Petros Ioannou dikartu merah karena tekelnya pada Jean-Philippe Mateta saat warga Siprus ditolak kemajuan pertama mereka ke perempat final kompetisi UEFA utama.