Celtic raih gelar ganda setelah mengalahkan Dunfermline di final Piala Skotlandia

Celtic raih gelar ganda setelah mengalahkan Dunfermline di final Piala Skotlandia

Tim Martin O'Neill unggul dua gol di babak pertama berkat gol Daizen Maeda dan Arne Engels di Hampden Park.

Kelechi Iheanacho menambah skor setelah jeda, membuat gol balasan Josh Cooper di menit akhir tak cukup untuk Dunfermline.

Ini kemenangan kesembilan beruntun Celtic di semua kompetisi, dengan performa terbaik mereka di bawah pelatih sementara O'Neill.

Kemenangan ke-43 Celtic di Piala Skotlandia menjadi penutup musim yang luar biasa bagi O'Neill.

Pelatih berusia 74 tahun itu kini mengoleksi sembilan gelar utama selama 26 tahun melatih Celtic.

Ini gelar ganda ke-14 Celtic di liga utama dan Piala Skotlandia.

O'Neill sedang menjalani periode kedua sebagai pelatih sementara musim ini dan belum memastikan akan kembali musim depan.

Pertemuan dengan manajer Dunfermline Neil Lennon menjadi momen spesial, mengingat Lennon pernah menjadi pemain andalan O'Neill di Celtic dan Leicester.

Ditanya apakah akan bertahan, O'Neill menjawab: "Minggu depan saya mungkin berbicara dengan pemilik klub. Dermot Desmond yang membawa saya kembali, saya berhutang budi padanya.

"Jika musim dimulai besok, saya tidak sanggup. Tapi musim tidak mulai besok. Meski musim Skotlandia memang cepat dimulai, dan saya sudah tua.

"Saya masih memiliki passion untuk sepakbola. Itu tidak akan pernah hilang sampai akhir hayat. Saya selalu ingin menang."

Celtic mengalahkan Hearts di pertandingan terakhir liga pekan lalu dengan skor 3-1 untuk merebut gelar Premiership Skotlandia.

Gol telat Maeda dan Callum Osmand memastikan Celtic unggul dua poin dari Hearts yang memimpin klasemen selama berbulan-bulan.

Hearts marah karena Celtic tetap bersaing setelah mendapat penalti kontroversial di laga melawan Motherwell.

Tapi final kali ini berjalan tanpa kontroversi.

Celtic unggul pada menit 19 melalui Maeda yang mencungkil bola melewati kiper Aston Oxborough.

Engels menambah keunggulan di menit 36 dengan tendangan keras dari jarak 25 yard.

Iheanacho mencetak gol ketiga di menit 72 setelah melewati tiga pemain belakang Dunfermline.

Cooper mengurangi ketertinggalan di menit 79, tapi Celtic tak kesulitan mempertahankan keunggulan.