Bintang Bafana Bafana Tinggalkan Klub Luar Negeri: Apakah Ia Pulang ke PSL?
Tau yang kini berusia 32 tahun hanya mencatatkan satu gol dan empat assist dari 22 pertandingan bersama Nam Dinh pada musim ini. Kontraknya tidak diperpanjang dan ia kini berstatus bebas transfer.
Pada usianya saat ini, mungkin sulit baginya mendapatkan klub di luar negeri kecuali ia memilih bertahan di Asia. Namun, ia masih bisa memberikan banyak kontribusi jika bergabung dengan tim PSL lokal.
Tuntutan gajinya yang tinggi kemungkinan akan menghalangi banyak peminat, tetapi pengalaman dan kualitasnya tetap membuatnya menjadi aset yang sangat berharga.
Sebelumnya Tau sering dikaitkan dengan kepindahan ke Chiefs, dan tak diragukan lagi klub tersebut akan menunjukkan minat. Kehadirannya pasti akan menambah nilai bagi skuad yang memiliki banyak pemain muda dan kurang berpengalaman di lini depan.
Tau pernah menjadi pemain Afrika Selatan dengan profil tertinggi setelah masa suksesnya bersama Mamelodi Sundowns yang membawanya pindah ke klub Liga Premier Inggris, Brighton & Hove Albion.
Di sana, waktu bermainnya terbatas, dan ia kemudian menjalani masa peminjaman di Belgia bersama Royale Union Saint-Gilloise saat mereka berlaga di kasta kedua, serta Club Brugge dan Anderlecht.
Ia kemudian bergabung dengan mantan pelatihnya di Sundowns, Pitso Mosimane, di Al Ahly Mesir dan menjalani periode yang naik turun, namun pergi setelah meraih beberapa trofi termasuk Liga Champions CAF.
Setelah itu ia bermain untuk Qatar SC dan kemudian bergabung dengan Nam Dinh pada awal musim ini.
Kembalinya Tau ke Betway Premiership pasti akan dianggap sebagai rekrutan bergengsi bagi liga tersebut.
Sejak Piala Afrika 2023, di mana ia membantu timnas meraih posisi ketiga, Tau jarang dimainkan. Ia diperkirakan tidak akan masuk dalam skuad Bafana Bafana untuk Piala Dunia.