Betis yang Luar Biasa Hancurkan Panathinaikos di Babak Kedua untuk Maju ke Perempat Final Liga Europa
Setelah meraih kemenangan tipis 1-0 seminggu sebelumnya Panathinaikos memulai pertandingan malam itu dengan posisi unggul untuk melaju. Namun situasi itu berubah hanya setelah tujuh menit berlalu ketika tembakan jarak jauh spekulatif dari Cucho Hernández memantul dari mistar gawang dan jatuh tepat di jalur penyerang sementara Ruibal yang dengan tenang mengontrol bola menggunakan dada sebelum melepaskan tembakan keras untuk menyamakan kedudukan agregat. Panathinaikos kesulitan menguasai permainan dan Verdiblancos seharusnya menambah gol tiga menit kemudian tapi hanya tekel tepat waktu dari Sverrir Ingi Ingason yang menghalangi Pablo Fornals mencetak gol dari dekat tiang jauh setelah ia menemukan ruang di dalam kotak penalti.
Andrews Tetteh menjadi satu-satunya pemain cemerlang bagi tim tamu tapi ia gagal memanfaatkan peluang bagus dengan menembak lurus ke arah Pau López tepat setelah menit ke-30 sebuah kesalahan yang dihukum berat menjelang akhir babak pertama ketika Sofyan Amrabat membawa Betis unggul dalam agregat. Saat berpikir dirinya dalam posisi offside saat bertukar umpan dengan Ricardo Rodriguez sang Maroko dengan kesal dan tidak sengaja mengirim bola tinggi ke rekan setimnya Amrabat. Ia mencoba memberi umpan ke Rodriguez tapi saat Renato Sanches gagal merebut bola dan justru mengembalikannya ke Amrabat yang kemudian meluncurkan tembakan melengkung akurat ke sudut kiri atas gawang Alban Lafont.
Setelah mencetak lebih dari satu gol untuk kali kedua dalam enam laga kompetitif Betis diharapkan akan melibas Panathinaikos setelah istirahat. Dan hanya dalam delapan menit setelah rewan peluit babak kedua Cucho Hernández menyempurnakan lariannya dengan tepat menerima umpan terangkat halus dari Marc Bartra ke dalam area dan menyodorkan bola melewati Lafont yang tak berdaya. Tak terelakkan lagi hal itu memicu perubahan ganda dari bangku cadangan Panathinaikos tapi tak memberikan dampak nyata pada pertandingan yang mulai mirip longsor.
Malah Betis semakin kuat setelah melakukan pergantian ganda mereka sendiri dan mencetak gol keempat yang menunjukkan perbedaan kelas saat umpan Cucho ke Ezzalzouli membebaskannya untuk menerobos di sisi kiri dan mendekati gawang. Daripada mencoba tembakan sulit dari sudut sempit ia dengan murah hati mengoper ke belakang untuk Antony yang menyelesaikannya dengan tendangan samping dan menyempurnakan gol tim yang indah. Hanya penyelaman cepat Lafont yang mencegah Marc Roca mencetak gol kelima saat masih tersisa seperempat jam sementara perlawanan serupa menghalangi Antony meraih brace di malam itu saat mantan pemain Manchester United itu berhadapan satu lawan satu dengan kiper.
Meski tak kekurangan usaha untuk meraih kemenangan dengan selisih lima gol sebuah prestasi pertama bagi mereka di babak utama kompetisi Eropa sejak 1998 Betis akhirnya puas dengan empat gol sambil memikirkan perempat final melawan Braga yang juga bangkit dari defisit agregat. Tanggal 9 dan 16 April akan dicatat di kalender Verdiblancos untuk pertemuan dengan ancaman terbesar Portugal bagi tiga besar setelah penampilan heroik yang merendahkan rekor tak terkalahkan sembilan laga Panathinaikos yang kini hancur.