Benni McCarthy Ungkap Pentingnya Seri FIFA Saat Kenya Hadapi Estonia

Benni McCarthy Ungkap Pentingnya Seri FIFA Saat Kenya Hadapi Estonia

Pertandingan kedua Harambee Stars dalam turnamen kecil ini bergantung pada hasil laga pembuka lain antara Rwanda melawan Grenada.

Seri FIFA 2026 menjadi edisi kedua dari Seri FIFA, turnamen sepak bola undangan yang didukung FIFA dengan pertemuan persahabatan antar tim nasional dari berbagai konfederasi benua.

Dalam format turnamen ini, pemenang Laga 1 akan bertemu pemenang Laga 2, sementara yang kalah dari Laga 1 akan berhadapan dengan yang kalah dari Laga 2. Seri FIFA memberi peluang istimewa bagi Kenya untuk mengukur kemampuan melawan lawan dari konfederasi berbeda.

Seri FIFA disetujui oleh Dewan FIFA pada Desember 2022 dan selaras penuh dengan Tujuan Strategis FIFA untuk Permainan Global 2023 hingga 2027.

Edisi 2026 dari inisiatif ini melibatkan 48 tim nasional yang mewakili hampir seperempat dari 211 Asosiasi Anggota FIFA, bertanding dalam 12 grup masing masing empat tim.

Menjelang laga kontra Estonia, mantan asisten pelatih Manchester United ini menjelaskan mengapa seri ini vital bagi Kenya dalam mempersiapkan Piala Afrika Bangsa Bangsa 2027.

Seri FIFA Inisiatif Luar Biasa

Inisiatif ini benar benar bagus dari FIFA karena memberi kesempatan unik bagi negara negara Afrika untuk bertanding melawan federasi lain, bukan hanya federasi lain tapi khususnya lawan dari Eropa dan Karibia, ujar McCarthy seperti dikutip SportPesa Blog.

Jadi ini sangat baik bagi para pemain kami untuk menguji keterampilan dan tingkat persiapan kami sebagai negara.

McCarthy menambahkan: Saat berhadapan dengan tim Eropa ini, khususnya Estonia yang tiga laga terakhirnya melawan Siprus, Norwegia, dan Italia di kualifikasi Piala Dunia, ini menjadi ujian bagus buat kami.

Saya harap para pemain antusias menghadapi tantangan ini dan berusaha sebaik mungkin untuk melihat seberapa jauh jarak kami dengan level Eropa karena saat menonton kualifikasi Piala Dunia tim Eropa, sering terasa tingkat kami masih jauh.

Sekarang kami punya peluang menguji diri melawan tim Eropa yang solid, jadi ini menarik sekaligus tantangan bagus untuk skuad kami.

Siap Bersaing Itu Kuncinya

Kenya, Uganda, dan Tanzania akan menjadi tuan rumah edisi ke 36 turnamen sepak bola Afrika yang diselenggarakan Konfederasi Sepak Bola Afrika dari 19 Juni hingga 18 Juli.

tambah McCarthy.

Bagi saya, yang penting adalah siap bersaing, siap belajar, dan siap berkembang dari performa sebelumnya. Apa pun pencapaian sukses sebelumnya, kami ingin hadir, belajar, dan maju.

Semoga saat AFCON 2027 tiba, pengalaman dari seri seperti FIFA Series dan laga persahabatan internasional mendatang akan membuat kami berkembang sebagai tim dan individu.

McCarthy menyimpulkan: Saat 2027 datang, itulah saat saya ingin tim saya bilang targetnya menang tiga dari empat laga grup dan lolos ke babak berikutnya. Tapi sekarang, fokusnya pada perbaikan, kemajuan, dan pelajaran dari setiap pengalaman.

AFCON 2027 akan menjadi yang pertama diadakan tiga negara sekaligus, dan yang pertama dalam lima dekade di wilayah CECAFA sejak Ethiopia menjadi tuan rumah pada 1976.