Benni McCarthy Minta Waktu Lebih untuk Latih Pemain Kenya Menjelang Piala Afrika 2027

Benni McCarthy Minta Waktu Lebih untuk Latih Pemain Kenya Menjelang Piala Afrika 2027

McCarthy menyampaikan pendapatnya setelah Kenya menunjukkan penampilan hebat dengan mengalahkan Grenada 3-0 pada pertandingan perebutan tempat ketiga di ajang FIFA Series di Stadion Amahoro, Kigali, Rwanda, pada hari Senin.

Gol-gol di babak pertama dari Austin Odhiambo dan Ryan Ogam, serta satu lagi dari pemain pengganti Zech Obiero, memungkinkan Kenya pulang dengan satu kemenangan dari seri pertandingan tersebut. Kenya sebelumnya kalah 4-5 lewat adu penalti melawan Estonia. Kedua tim imbang 1-1 pada waktu normal.

Melawan Grenada, yang kalah 4-0 dari Rwanda, Harambee Stars memasuki jeda babak pertama dengan keunggulan 2-0, tapi bisa saja lebih banyak jika mereka mengubah dominasi menjadi gol. Kenya terus mendominasi permainan dan mengunci kemenangan hanya tujuh menit sebelum peluit akhir.

McCarthy Khawatir soal Kurangnya Gol

"Pertandingan bagus, kami berhasil mengonversi beberapa peluang yang diciptakan, dan pantas menang, tapi masih ada beban di pikiran saya," kata McCarthy kepada Flashscore.

"Jika saya nilai permainan kami lawan Senegal, mereka ciptakan sembilan peluang dan cetak delapan gol, hari ini kami buat 11 peluang jelas, tapi hanya tiga gol yang tercipta. Bagi saya itu agak mengkhawatirkan.

"Kami belum bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik, meski ciptakan peluang seperti tadi, tapi tidak cetak gol. Ya, seharusnya senang dengan 3-0 tapi kadang lihat sisi lain, bagaimana bisa ciptakan banyak peluang jelas tapi tidak jadi gol?

Senegal mengalahkan Kenya 8-0 dalam laga persahabatan pada 18 November 2025 di Antalya, Turki. Sadio Mané cetak hat-trick di babak pertama, sementara Nicolas Jackson tambah dua gol untuk Senegal dalam kekalahan bersejarah bagi Harambee Stars. 

Mantan asisten pelatih Manchester United itu menambahkan: "Anda tahu tim berikutnya, mungkin tidak seberuntung hari ini. Seperti lawan Estonia, kami juga ciptakan cukup peluang, seharusnya menang, dan main di final.

"Saya senang untuk para pemain, senang mereka bangkit setelah kalah lewat penalti (lawan Estonia), tapi kami ambil kemenangan 3-0 itu, terus belajar, semoga bisa perbaiki dan ambil hal positif dari laga ini lalu maju ke depan."

McCarthy Targetkan Waktu Lebih Bersama Pemain

McCarthy lebih lanjut meminta Federasi Sepak Bola Kenya (FKF) untuk beri waktu cukup dengan para pemain. Legenda Afrika Selatan itu bilang: "Saya benar-benar tidak punya waktu cukup untuk bersama tim. Kami butuh waktu lebih untuk latih taktik, hindari sia-siakan peluang seperti tadi.

"Kami bisa latih penyelesaian akhir dengan waktu cukup. Saya rasa jika dapat waktu lebih dengan tim, akan berhasil. Saya pikir di CHAN 2024, kami bisa bersama sebulan, makanya tampil baik di kompetisi itu.

"Semoga di musim libur, saya bisa bersama pemain. Itu akan bantu jika dapat waktu lebih karena saya bisa pahami kelemahan mereka.

"Saya rasa dengan Piala Afrika yang akan datang, semoga bisa dapat waktu lebih dengan tim, kami bisa berkemah dua atau tiga minggu, itu akan sangat bagus."

Selama CHAN 2024 yang digelar di Afrika Timur, Kenya di bawah McCarthy lolos ke 16 besar setelah juara grup yang melibatkan Maroko, RD Kongo, Angola, dan Zambia.

Kampanye Harambee Stars menarik perhatian bangsa. Terundur di grup sulit, mereka berjuang finis di puncak Grup A dengan 10 poin dari tiga kemenangan dan satu imbang.

Tapi perempat final bawa kekecewaan. Lawan Madagaskar, Kenya unggul 1-0 tapi kebobolan gol akhir dan akhirnya tersingkir lewat penalti.